Tokoh-tokoh Islam
Warisan Malik al-Asytar dan Teladan Abadi
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Wikishia
Malik al-Asytar menjadi simbol dari beberapa kualitas luhur yang sangat dihargai dalam tradisi Syiah dan Islam pada umumnya:
Kemartiran Malik al-Asytar dan Akhir Hidup yang Tragis
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Wikishia
Saat situasi Mesir genting akibat konflik antara kekuasaan Imam Ali as dan Mu’awiyah, Imam Ali as menunjuk Malik al-Asytar sebagai gubernur Mesir yang baru agar dapat menertibkan wilayah tersebut. Namun dalam perjalanan menuju Mesir pada tahun 38/39 H (658-659 M), Malik diracuni oleh agen-agen Mu’awiyah yang bersikeras mencegahnya mencapai posisi itu.
Kesetiaan Malik al-Asytar kepada Imam Ali as
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Wikishia
Kesetiaan Malik kepada Imam Ali as tidak tergoyahkan sepanjang hidupnya. Dalam berbagai situasi yang sulit dan penuh tekanan politik, terutama saat Fitnah Pertama yang memecah belah umat Islam, ia berdiri teguh di sisi Ali as. Ketika sebagian besar pasukan mulai goyah dan terpecah di medan Siffin akibat penipuan politik musuh, Malik tetap tegar mengikuti perintah Imam Ali as dan tidak tergoda oleh janji-janji atau tipu daya pihak lawan.
Peran Malik al-Asytar dalam Politik dan Administratif
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Wikishia
Lebih dari sekadar panglima perang, Malik al-Asytar juga dikenal sebagai seorang pemimpin administrasi yang adil. Imam Ali as mengangkatnya sebagai gubernur di beberapa wilayah penting seperti Al-Jazirah dan kemudian Mesir. Tugas Malik bukan hanya memimpin pasukan, tetapi juga menjaga ketertiban sosial dan mengimplementasikan prinsip-prinsip keadilan dalam pemerintahan.
Keikutsertaan Malik al-Asytar dalam Perang-Perang Besar Islam
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Wikishia
Malik al-Asytar adalah seorang pejuang yang berani dan menjadi bagian dari pasukan Muslim dalam banyak pertempuran penting di era awal Islam:
Latar Belakang dan Kehidupan Awal Malik al-Asytar
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Wikishia
Malik al-Asytar (Malik bin al-Harits al-Nakhaʾi) adalah salah satu figur paling mulia dan berpengaruh di antara sahabat Imam Ali bin Abi Thalib as. Ia bukan hanya seorang panglima perang yang gagah berani, tetapi juga representasi loyalitas, keadilan, dan cinta kepada Ahlulbait as.
Kisah Keislaman Abu Dzar al-Ghifari: Pencari Kebenaran yang Tak Pernah Mundur (2)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Syahid Muthahhari
Pagi harinya, Imam Ali membawa Abu Dzar menemui Rasulullah ﷺ. Begitu mendengar langsung sabda Nabi, tanpa ragu sedikit pun Abu Dzar mengucapkan syahadat dan masuk Islam. Itulah karakter Abu Dzar—teguh, lugas, dan jujur.
Kisah Keislaman Abu Dzar al-Ghifari: Pencari Kebenaran yang Tak Pernah Mundur (1)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Syahid Muthahhari
Dalam sejarah Islam, nama Abu Dzar al-Ghifari selalu bergema sebagai simbol keberanian moral, keteguhan hati, dan ketulusan dalam mencari kebenaran. Kisah keislamannya bukan sekadar catatan biografis, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang memperlihatkan teguhnya seorang manusia yang menolak berhenti sebelum menemukan hakikat.
Sayyid Jamal al-Afghani dan Mimpi Besar Persatuan Dunia Islam (4)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Syahid Murtadha Muthahhari
Salah satu kontribusi besar Jamal al-Afghani adalah menghidupkan kembali tradisi filsafat Islam dalam konteks modern. Ia mendorong murid-muridnya, seperti Muhammad Abduh, untuk membaca karya klasik seperti Avicenna (Ibn Sînâ) dan filsuf Muslim lainnya.
Sayyid Jamal al-Afghani dan Mimpi Besar Persatuan Dunia Islam (3)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Syahid Murtadha Muthahhari
Jamal al-Afghani adalah seorang modernis Islam avant-garde: ia menolak dogma yang menolak sains dan kemajuan, namun juga menolak tirani budaya Barat yang memaksakan ide Barat begitu saja. Dalam tulisannya, ia menyerukan umat Islam agar mempelajari ilmu modern, teknologi, dan menerapkannya — tetapi tanpa kehilangan esensi spiritual dan rasional Islam.
Sayyid Jamal al-Afghani dan Mimpi Besar Persatuan Dunia Islam (2)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Syahid Murtadha Muthahhari
Salah satu keunggulan Jamal al-Afghani adalah kemampuannya memahami dinamika internal dunia Islam dengan kacamata historis dan politik yang luas. Ia menyadari bahwa dalam sejarah panjang umat Islam, baik tradisi Sunni maupun Syiah memiliki pengalaman yang berbeda dalam hubungannya dengan kekuasaan dan masyarakat.
Sayyid Jamal al-Afghani dan Mimpi Besar Persatuan Dunia Islam (1)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Syahid Murtadha Muthahhari
Dalam pusaran gejolak dunia Islam abad ke-19—di mana kekuatan kolonial Barat menjalar ke berbagai belahan dunia muslim, dan pemerintahan otoriter dalam negeri sering kali terpapar kolaborasi asing—muncul sosok yang keberadaannya menyala sebagai pemicu kesadaran nasional dan religius: Sayyid Jamaluddin al-Afghani.
Nasihat Wali Faqih (16)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Habib Ali Umar Al-Habsyi
Dan adalah wajib untuk diketahui bahwa sifat tercela itu akan berjalan dalam diri seseorang dan bergerak dan mengakar secara bertahap. Dan seperti dalam ungkapan riwayat di atas ia berjalan seperti seekor semut. Dan seperti kemusyrikan dari sisi tingkatan-tingkatannya.
REDEFINISI ULAMA
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- muhsin labib
Di tengah perbincangan tentang tokoh agama, seringkali kita dihadapkan pada stereotip yang menyederhanakan kompleksitas dunia keilmuan. Di Indonesia, sebutan "ustadz" belum tentu mencerminkan kedalaman pemahaman agama. Begitu pula di pusat-pusat keilmuan Islam seperti Iran dan Irak, sorban dan aba'ah memang identik dengan penguasaan ilmu agama, namun ini tidak serta-merta jadi dasar menyamakan semua ulama dengan intelektual kaliber Mutahhari atau Misbah Yazdi. Karena istimewa di dalam, mereka dikenal di luar.
Ujian Para Pemuka Agama adalah Uang?
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Rahameem
Pertanyaan ini bukan untuk mendukung hedonisme di kalangan pemuka agama. Apresiasi yang dimaksud adalah skala yang wajar dan layak, sesuai kebutuhan hidup masa kini. Mengapa justru para pemuka agama yang harus menghadapi ujian keuangan yang sulit ini? Bukankah lebih tepat jika masyarakat mengubah paradigma dengan memikirkan bagaimana meningkatkan pendapatan agar mereka yang berkhidmat dapat benar-benar fokus tanpa dibebani kekhawatiran hidup mendasar?
Sufi yang Mengguncang Dunia (2)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- ust. jalaluddin rahmat
Bagi siapa saja yang dapat melihat atau merasa, tidak mungkin meragukan integritas pribadinya atau anggapan orang-orang yang disembunyikan oleh orang-orang seperti Yazdi bahwa ia telah meninggalkan diri manusia yang normal (atau abnormal) dan telah mencapai tempat tinggal yang mutlak. Kemutlakan itu dinyatakan dalam udara, dinyatakan dalam gerak tubuhnya, dinyatakan dalam gerak tangannya, dinyatakan dalam nyala kepribadiannya, dinyatakan dalam ketenangan kesadarannya.
Sufi yang Mengguncang Dunia (1)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Ust. Jalaluddin Rahmat
Inilah yang dirisaukan Imam pada hari-hari terakhir hayatnya. Ia telah menetapkan hukuman mati bagi Salman Rushdie, tetapi ia merasa kalau ia sendirilah yang layak membunuh orang yang menghina Rasulullah Saw. tersebut. JR wa mā taufīqī illā billāh, ‘alaihi tawakkaltu wa ilaihi unīb
REDEFINISI ULAMA
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- ust. muhsin labib
Ulama harus dipahami sebagai agen perubahan sosial yang tidak hanya menguasai teks, tetapi juga hidup dalam kesederhanaan, melindungi kaum lemah, dan berani mengkritik ketidakadilan—termasuk dalam tubuh institusi agama sendiri. Seseorang tidak layak disebut ulama jika terlibat korupsi, ujaran kebencian sektarian dan rasial, kekerasan, atau pelecehan—sekalipun banyak pengikut dan tokoh ormas.
Sosok Agung Imam Khomeini
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- Yayasan al-Jawad
Imam Khomeini adalah sosok agung yang muncul pada abad XX dalam menegakkan agama Rasulullah saw dan para Imam Suci as di tengah penindasan dan tirani yang kejam. Revolusi Islam Iran yang terjadi antara tahun 1978 sampai 1979 telah menumbangkan kekuasaan monarki absolut Dinasti Pahlevi, satu rezim terkuat di Dunia Ketiga yang semuanya dibantu oleh Amerika Serikat dan Inggris. telah berhasil ditumbangkan oleh gerakan rakyat yang dipimpinnya.
KEKAGUMAN
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- KEKAGUMAN
Dengan memandang tokoh agung dan pahlawan besar seperti SHN sebagai pengikut, sosoknya terasa lebih dekat untuk ditiru. Seagung itu sosok SHN yang fantastis, dia selalu menegaskan bahwa dirinya adalah pengikut figur yang karena otoritas vertikalnya dia patuh tanpa tapi dan lebur dalam totalitas komitmen

