Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Menelusuri Akar Kekerasan terhadap Perempuan dalam Pemikiran Imam Khamenei (3)

0 Pendapat 00.0 / 5

Kematian dan Malapetaka atas Nama “Penyelamatan”

Retorika “hak perempuan” di Barat tidak hanya digunakan dalam wacana budaya, tetapi juga dalam agenda politik global. Di banyak negeri Muslim—Afghanistan, Irak, Libya, Iran—klaim membela perempuan kerap dijadikan alasan untuk invasi, sanksi, atau perubahan rezim.

Namun apa hasilnya?

Perempuan di negara-negara itu justru masuk ke jurang kemiskinan, keterasingan, perang, embargo, dan kehancuran infrastruktur. Kekerasan fisik dan struktural yang mereka alami jauh lebih besar daripada apa yang konon hendak diselamatkan oleh Barat. “Penyelamatan imperial” ini sebenarnya tidak lebih dari strategi kolonialisme dengan wajah baru.

Dengan menggambarkan perempuan Muslim sebagai sosok lemah yang menunggu bantuan Barat, ruang psikologis bagi agresi militer pun dibuka. Perempuan dijadikan alat retoris untuk melanggengkan dominasi.

Bersambung...