Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Analisis Muthahhari tentang Perjuangan dan Peran Politik Sayidah Fatimah

0 Pendapat 00.0 / 5

Dalam lembar-lembar sejarah Islam, tidak banyak tokoh yang meninggalkan jejak sekuat Sayidah Fatimah al-Zahra as. Ia adalah perempuan suci yang tidak hanya hidup sebagai putri Rasulullah, tetapi sebagai penjaga ruh Islam di masa ketika arus sejarah mulai menggeser nilai-nilai yang ditegakkan ayahnya. Dalam pandangan Murtadha Muthahhari—filsuf dan pemikir revolusioner Iran—hari-hari terakhir Fatimah adalah salah satu episode paling menentukan dalam sejarah Islam. Itulah masa ketika seorang perempuan berdiri tegak menantang penyimpangan politik, sementara mayoritas umat memilih diam.

Melalui karya-karyanya seperti “The Life and Character of Fatima Zahra” dan “Imamate and Leadership”, Muthahhari memandang perjuangan Fatimah bukan sekadar isu keluarga Nabi, tetapi perang moral untuk mempertahankan otentisitas Islam. Dalam kacamata beliau, Fatimah bukan tragedi, tetapi kesadaran—kesadaran yang menyelamatkan umat dari distorsi yang bisa mengubah wajah Islam untuk selamanya.

Bersambung...