Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Al-Qur’an dan Kesaksian tentang Kesucian Al-Husain

0 Pendapat 00.0 / 5

Kedudukan Imam Al-Husain a.s. tidak hanya dibangun oleh riwayat sejarah, tetapi ditegaskan secara langsung oleh Al-Qur’an. Ayat paling fundamental dalam hal ini adalah Ayat Tathhir:

“Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa dari kamu, wahai Ahlul Bait, dan menyucikan kamu sesuci-sucinya.” (QS. al-Ahzab: 33)

Menurut riwayat-riwayat sahih yang tercantum dalam Shahih Muslim, Musnad Ahmad, Al-Mustadrak ‘ala al-Shahihain, dan Majma‘ al-Bayan, ayat ini turun ketika Rasulullah Saw mengumpulkan Ali, Fathimah, Hasan, dan Husain di bawah kain dan berdoa agar Allah menyucikan mereka.

Ayat ini tidak sekadar menyebut keutamaan, tetapi memberikan kesaksian ilahi tentang kesucian eksistensial Ahlul Bait. Imam Al-Husain a.s. berada dalam lingkaran kesucian yang tidak bersifat simbolik, tetapi normatif dan teologis. Dengan ayat ini, Islam menutup ruang bagi anggapan bahwa Al-Husain hanyalah tokoh sejarah biasa.