Islam yang Diselamatkan oleh Al-Husain
Dari seluruh rangkaian nash ini, satu kesimpulan menjadi tak terelakkan: Imam Al-Husain a.s. bukan hanya produk Islam, tetapi penjaga Islam. Syahadahnya di Karbala adalah kelanjutan logis dari kedudukan yang telah ditegaskan sejak kelahirannya.
Islam mengabadikan Al-Husain melalui Al-Qur’an dan sunnah, dan Al-Husain mengabadikan Islam melalui pengorbanan darahnya. Tanpa Karbala, Islam berisiko direduksi menjadi ideologi kekuasaan. Dengan Karbala, Islam kembali menjadi agama keadilan, pengorbanan, dan perlawanan terhadap tirani.
Imam Al-Husain a.s. adalah hujjah Allah sejak lahir hingga syahid. Selama Islam masih hidup dalam nurani umat, selama kezaliman masih dilawan atas nama kebenaran, selama air mata Karbala masih jatuh di majelis-majelis duka, nama Al-Husain akan tetap abadi—bukan sekadar dikenang, tetapi dihidupi.