Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Kepribadian Imam Al-Husain as dalam Iman, Akhlak, dan Perlawanan

0 Pendapat 00.0 / 5

Dalam kajian-kajian sebelumnya, kita memperoleh gambaran bahwa kepribadian Imam Al-Husain as dan saudaranya, Imam Al-Hasan as, bagaikan dua belahan yang tak terpisahkan. Keduanya tumbuh dalam satu iklim tarbiyah yang sama, melalui proses penyiapan ilahi yang intens dan berkesinambungan. Sejak kecil mereka berada di bawah bimbingan langsung Rasulullah Saw, serta diasuh oleh Imam Ali bin Abi Thalib as dan Sayidah Fathimah al-Zahra as. Pendidikan yang mereka terima bukan sekadar pendidikan keluarga, melainkan pembinaan risalah yang membentuk kesiapan spiritual, intelektual, dan moral untuk memikul tanggung jawab besar umat.

Dari lingkungan kenabian inilah kepribadian Imam Al-Husain as tumbuh sebagai aktualisasi hidup dari risalah Allah Swt. Seluruh dimensi hidup beliau—pikiran, amal, dan sikap—memantulkan cahaya wahyu. Karena itu, ketika kita berbicara tentang Imam Al-Husain, kita tidak sedang membicarakan tokoh sejarah semata, tetapi satu model manusia ilahi yang risalah Islamnya menjelma dalam kehidupan nyata. (Kasyf al-Ghummah fi Ma‘rifat al-A’immah, al-‘Allamah al-Irbili, jilid 2)

Hubungan Imam Al-Husain as dengan Allah Swt merupakan pusat dari seluruh orientasi hidup beliau. Kesadaran ilahiah ini tampak jelas dalam sikap batin dan praktik ibadahnya.

Bersambung...