Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Ajal dan Angan-angan (1)

0 Pendapat 00.0 / 5

Pada pertanyaan terakhir, Rasulullah saw menyebutkan tujuh keistimewaan yang Allah berikan kepada beliau dan umatnya, seperti al-Fatihah, azan, salat berjamaah, hari Jumat, bacaan keras dalam salat tertentu, keringanan saat sakit dan safar, salat jenazah, dan syafaat bagi pelaku dosa besar.

Akhirnya, orang Yahudi itu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah hamba serta utusan-Nya. Ia mengeluarkan lembaran Taurat dan mengakui bahwa semua yang disampaikan Rasulullah saw telah tertulis di dalamnya, namun selama puluhan tahun berusaha dihapus dan selalu muncul kembali. Ia pun beriman setelah melihat Jibril dan Mikail di sisi Rasulullah saw serta Ali bin Abi Thalib di hadapan beliau.

Riwayat ini menegaskan bahwa keutamaan Ahlulbait as bukanlah rekaan, melainkan kebenaran yang termaktub dalam kitab-kitab terdahulu dan diriwayatkan lintas mazhab. Hadis ini juga menegaskan bahwa sebab-sebab syariat yang disebutkan di dalamnya adalah hikmah, bukan sebab kausal yang membatasi kehendak Allah.

Dari hadis ini pula tampak bahwa salat wustha adalah salat Ashar, meskipun terdapat perbedaan riwayat dalam hal ini. Keseluruhan riwayat ini, jika digabungkan dengan hadis-hadis mutawatir tentang dua belas imam, bahtera Nuh, dan hadis Tsaqalain, mengantarkan kita pada satu kesimpulan: bahwa Ahlulbait Rasulullah saw adalah penjaga agama, pewaris kebenaran, dan jalan keselamatan umat.


Dan kepada merekalah kaum Mukmin diperintahkan bersalawat bersama Rasulullah saw: “Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ali Muhammad.”