Ramadan Sebagai Pembersih Hati dan Jiwa
Ayatullah Khamenei menggambarkan Ramadan sebagai bulan pembersihan, seperti logam yang dimurnikan dalam api untuk menghilangkan kotoran. Dengan melakukan puasa, berzikir, berdoa, membaca Al-Qur’an dan terlibat dalam berbagai amalan saleh, jiwa manusia dipisahkan dari pengaruh material dan dipersiapkan untuk menerima cahaya Ilahi.
Dalam tulisan beliau juga disebutkan bagaimana Ramadan dapat menghapus karat yang menempel pada hati seseorang. Istilah ini bukan sekadar kiasan — ia menekankan bahwa banyak dari kita membawa beban dosa, kecenderungan egois, dan kebiasaan buruk yang hidup subur di dalam hati. Ramadan berfungsi sebagai hujan pembersih yang dapat mencuci noda-noda tersebut, meningkatkan kesadaran spiritual, dan membuka pintu pertobatan.