Ujian di Lingkaran Terdekat: Membaca Makna “Musuh” dalam Surah At-Taghabun (2)
Dalam tafsir tersebut digunakan istilah “sebagian”. Yang diperingatkan bukan identitas keluarga, melainkan potensi relasi menjadi penghalang ketika orientasi hidup bergeser. Permusuhan yang dimaksud bukan kebencian yang tampak terang-terangan. Wujudnya lebih halus: cinta yang melunakkan komitmen, rasa aman yang mengaburkan keberanian, serta kenyamanan yang menangguhkan kewajiban.
Dalam contoh profesional tadi, sang istri tentu tidak berniat buruk. Namun ketika kecemasan mendorong pembiaran atas ketidakjujuran, cinta telah bergeser dari fungsinya yang semestinya.
Kejelasan Prioritas
Di tempat lain, harta dan anak disebut sebagai fitnah sekaligus ujian. Keduanya kerap hadir melalui hal-hal yang menyenangkan dan terasa pantas untuk dipertahankan. Keluarga adalah anugerah, dan setiap anugerah merupakan amanah yang wajib dijaga. Manusia modern tidak kekurangan cinta; yang kerap hilang justru kejelasan prioritas.
Ketika keluarga menguatkan komitmen terhadap kebenaran, relasi itu menjadi rahmat. Namun saat keluarga justru mendorong kompromi atas nilai yang lebih tinggi, di sanalah fitnah dan ujian bekerja.