Riwayat Panjang Tentang Keutamaan dan Kedahsyatan Hari Al-Ghadir Yang Jarang Diketahui 2
Hari Ghadir juga merupakan hari berlomba-lomba kebaikan, hari memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, hari keridhaan, hari raya keluarga Nabi Muhammad, hari diterimanya amal-amal, hari memohon tambahan karunia, hari ketenteraman orang-orang beriman, hari memperoleh keuntungan, hari menumbuhkan kasih sayang, hari mencapai rahmat Allah, hari penyucian diri, hari meninggalkan dosa-dosa besar dan maksiat, hari ibadah, dan hari memberi makan kepada orang-orang yang berpuasa.
Barangsiapa pada hari itu memberi makanan berbuka kepada seorang mukmin yang berpuasa, maka pahalanya seperti memberi makan kepada kelompok demi kelompok. Imam terus mengulang kata “kelompok” hingga sepuluh kali. Kemudian beliau bertanya, “Tahukah engkau berapa jumlah satu kelompok itu?” Dijawab, “Tidak.” Beliau bersabda, “Seratus ribu orang.”
Hari al-Ghadir juga merupakan hari saling mengucapkan selamat. Kalian hendaknya mengucapkan selamat kepada yang lain. Bila seorang mukmin bertemu saudaranya, hendaknya ia berkata:
“Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kami termasuk orang-orang yang berpegang teguh kepada wilayah Amirul Mu’minin dan para imam as”
Hari itu adalah hari menampakkan senyuman kepada sesama orang beriman. Barangsiapa tersenyum kepada saudaranya pada hari al-Ghadir, maka pada hari kiamat Allah akan memandangnya dengan rahmat, memenuhi seribu kebutuhannya, membangunkan baginya sebuah istana di surga dari mutiara putih, serta menjadikan wajahnya bercahaya.