RAHBAR: SOSOK AL-HUSAIN, MANUSIA YANG MENGUASAI DIRI DAN MENGHADAPI SATU DUNIA 1
Buku ini memulai dari sosok, bukan dari peristiwa. Alasannya logis. Sebelum memahami mengapa al-Husain bangkit, pembaca perlu memahami siapa al-Husain. Karakternya menjadi syarat bagi pemahaman atas keputusannya.
Bagian 2.1. Daya Tarik dan Kedudukan
Khamenei membuka dengan dimensi emosional. Nama al-Husain menarik hati lintas batas mazhab.
“Pada tataran emosional, sang Imam memiliki semacam gaya tarik yang menarik kaum Muslim. Memang ada sebagian Muslim yang tidak merasakan gaya tarik ini, tetapi mereka terhalang dari pengenalan terhadap Imam al-Husain.”⁷
Daya tarik ini bukan sekadar sentimen. Ia menjadi pintu masuk menuju pemahaman. Orang tertarik lebih dahulu, lalu didorong untuk memahami. Di sinilah dimensi emosional bertaut dengan dimensi analitis yang ditekankan pada Bab 1.