Prilaku Buruk Seorang Kakek dari Syam 3
“Jika engkau mencari alamat, Aku akan membantumu. Bila engkau lapar, Aku akan memberimu makan. Bila engkau perlu pakaian, Aku akan memberimu pakaian. Dan, bila engkau tidak punya tempat tinggal, silahkan tinggal di rumahku,” ucap Imam Hasan as lembut.
Sejenak kakek itu menundukkan kepalanya. Ia tak berani mengangkat kepala karena malu atas perbuatannya.
“Silahkan mampir ke rumahku. Aku akan menjamumu. Selama engkau berada di Madinah, engkau adalah tamuku,” ucap Imam Hasan as.
Kakek itu diam seribu bahasa. Ia tak berani bicara lagi. Ternyata selama ini ia telah buruk terhadap Imam Hasan, padahal beliau sangat baik hati dan berakhlak mulia. Imam Hasan as menggandeng tangan kakek itu. Mereka berdua berjalan pulang menuju rumah Imam Hasan as.
Di tengah perjalanan, kakek itu memberanikan diri untuk bicara dengan Imam Hasan as.
“Maafkan Aku, wahai putra Ali? Aku telah berlaku buruk padamu. Aku juga telah berburuk sangka padamu. Aku mendengar sangat buruk tentang ayahmu dan engkau. Aku kira kalian seperti yang kudengar di Syam. Ternyata kalian sangat baik hati dan berakhlak mulia,” ucapnya lirih sembari terus menundukkan kepalanya.