Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Kesucian Diri di Era Digital

0 Pendapat 00.0 / 5

Sayidah Fatimah Maksumah as dengan gelar al-Ma’sumah, yang secara umum bermakna “yang suci” atau “yang terjaga”. Dalam konteks kehidupan sekarang, nilai kesucian dapat direfleksikan secara lebih luas. Kesucian bukan hanya persoalan lahiriah, tetapi juga bagaimana seseorang menjaga hati, pikiran, perkataan, pandangan, dan perilakunya.

Di dunia digital, seseorang dapat berada di tempat yang secara fisik sangat jauh dari berbagai bentuk kemaksiatan, tetapi melalui telepon genggam ia dapat mengakses berbagai hal dalam hitungan detik.

Karena itu, menjaga kesucian pada zaman sekarang juga berarti memiliki kemampuan untuk mengatakan:

“Tidak semua yang bisa saya lihat harus saya lihat. Tidak semua yang bisa saya katakan harus saya katakan. Tidak semua yang bisa saya bagikan harus saya bagikan.”

Inilah bentuk muraqabah, kesadaran bahwa Allah senantiasa mengawasi dan mengetahui apa yang kita lakukan, bahkan ketika tidak ada manusia yang melihat.