Mawaddah: Cinta sebagai Kewajiban Agama
Ayat ketiga yang mengikat posisi Imam Al-Husain a.s. adalah Ayat Mawaddah:
“Katakanlah, aku tidak meminta kepadamu upah apa pun atas seruanku, kecuali kasih sayang terhadap keluargaku.” (QS. asy-Syura: 23)
Dalam Fadha’il al-Khamsah dan riwayat Ibnu Abbas yang tercantum dalam Musnad Ahmad, Shahih al-Bukhari, dan Shahih Muslim, dijelaskan bahwa ketika para sahabat bertanya siapa yang dimaksud “keluarga” dalam ayat ini, Rasulullah Saw menjawab: “Ali, Fathimah, dan kedua anaknya.”
Dengan demikian, mencintai Imam Al-Husain a.s. bukan sikap emosional atau sektarian, melainkan perintah Al-Qur’an. Islam menjadikan cinta kepada Al-Husain sebagai bagian dari iman, dan kebencian kepadanya sebagai indikator penyimpangan spiritual.

