Sunnah Nabi: Al-Husain sebagai Ukuran Iman
Hadis-hadis Nabi Saw semakin menegaskan posisi ini. Dalam Shahih al-Tirmidzi, diriwayatkan dari Ya‘la bin Murrah bahwa Rasulullah Saw bersabda:
“Husain adalah bagian dariku, dan aku adalah bagian darinya. Allah mencintai orang yang mencintai Husain.”
Dalam riwayat Salman al-Farisi yang tercantum dalam Fadha’il al-Khamsah, Nabi Saw. menyatakan bahwa mencintai Hasan dan Husain berarti mencintai beliau, dan membenci keduanya berarti membenci Nabi. Konsekuensinya ditegaskan secara eksplisit: cinta ini berujung surga, kebencian ini bermuara neraka.
Riwayat-riwayat lain dalam I‘lam al-Wara, Al-Fushul al-Muhimmah, dan Tadzkirat al-Khawash memperlihatkan bagaimana Rasulullah Saw. menggendong Al-Husain, mendoakannya secara terbuka, dan menempatkannya sebagai tolok ukur loyalitas umat terhadap risalah.

