Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Kelahiran seperti Imam Husein yang Terus Berlanjut

0 Pendapat 00.0 / 5

Dalam pembacaan revolusioner Sayid Ali Khamenei, kelahiran Imam Husein a.s. tidak berhenti di tanggal 3 Sya‘ban. Ia terus “lahir” setiap kali ada individu atau komunitas yang memilih jalan kebenaran dengan kesadaran dan pengorbanan. Ia lahir di medan perlawanan, di ruang-ruang kesadaran, dan di hati orang-orang yang menolak tunduk kepada tirani.

Karena itu, peringatan kelahiran Imam Husein a.s. sejatinya adalah momen muhasabah. Sejauh mana kita mewarisi keberanian beliau? Sejauh mana kita menjaga izzah yang beliau pertahankan dengan darah? Dan sejauh mana Islam yang kita jalani masih berada di jalur yang diperjuangkan oleh cucu Rasulullah Saw?
Sayid Ali Khamenei mengingatkan bahwa cinta kepada Imam Husein a.s. harus bermuara pada sikap. Tanpa itu, cinta berubah menjadi ritual kosong. Dengan itu, cinta menjadi kekuatan sejarah.

Keagungan dan kepribadian Imam Husein, sebagaimana dinarasikan dan ditafsirkan oleh Sayid Ali Khamenei, adalah warisan hidup yang menuntut keterlibatan, bukan sekadar pengagungan simbolik. Di tengah dunia yang terus memproduksi ketidakadilan, Imam Husein a.s. tetap hadir sebagai kompas moral—menunjukkan bahwa jalan kemuliaan selalu terbuka, meski dipenuhi pengorbanan. Semoga peringatan kelahiran beliau tidak berhenti pada kata-kata, tetapi menjelma menjadi keberanian untuk hidup secara Huseini.