Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Al-Hallaj

0 Pendapat 00.0 / 5

Al-Hallaj  yang hidup pada tahun 244–309 H adalah seorang sufi yang mengajarkan cinta kepada Allah dan pengalaman spiritual yang mendalam. Ia terkenal dengan ucapannya:

‎أنا الحق

“Akulah Yang Maha Benar”

Sebagian ulama menafsirkan ucapan itu sebagai kesesatan, sedangkan para sufi memahaminya sebagai ungkapan fana’, atau lenyapnya ego seorang hamba dalam keagungan Allah, bukan pengakuan sebagai Tuhan.

Karena ajaran dan pengaruhnya yang besar, Al-Hallaj ditangkap, dipenjara selama bertahun-tahun, lalu diadili oleh penguasa Abbasiyah. Pada tahun 309 H di Baghdad, ia dijatuhi hukuman mati.

Menurut cerita, ia dicambuk, disalib, dipenggal, kemudian jenazahnya dibakar dan abunya dihanyutkan ke Sungai Tigris.

Dalam tradisi tasawuf berkembang kisah bahwa ketika Al-Hallaj dieksekusi, darahnya membentuk tulisan ‘لا اله الا الله’. Ada juga versi yang mengatakan setiap tetes darahnya mengucapkan nama Allah.

Kisah ini dipandang sebagai karamah keajaiban yang membuktikan bahwa al-Hallaj seorang wali Allah oleh para pengikutnya.