Tasawuf Membuat Kematian Terlihat Berbeda
Di sinilah latar belakang penulis sebagai mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi terasa kuat.
Tasawuf (ilmu yang membahas penyucian hati dan perjalanan spiritual menuju kedekatan dengan Allah) memandang kematian bukan sekadar peristiwa biologis. Yang mati hanyalah jasad, sedangkan ruh tetap melanjutkan perjalanan.
Karena itu, orang yang setiap hari membersihkan hatinya sesungguhnya sedang mempersiapkan diri menghadapi kematian.
Bukan mempersiapkan kematian dengan ketakutan.
Tetapi mempersiapkannya dengan kerinduan.
Perspektif seperti inilah yang banyak ditemukan penulis ketika membaca karya-karya Kang Jalal.

