Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Membaca Kang Jalal Hari Ini

0 Pendapat 00.0 / 5

Lebih dari dua puluh tahun setelah buku-buku tentang pluralisme itu diterbitkan, perdebatan mengenai agama ternyata belum selesai.

Media sosial membuat orang semakin mudah berdebat, tetapi belum tentu semakin mudah saling memahami.

Di tengah situasi seperti itu, membaca kembali Kang Jalal terasa penting.

Bukan untuk mencari pembenaran atas satu kelompok tertentu.

Melainkan untuk belajar melihat manusia sebelum melihat label agamanya.

Karena pada akhirnya, pertanyaan terbesar dalam kehidupan beragama bukanlah berapa banyak perdebatan yang kita menangkan.

Melainkan, apakah agama telah membuat kita menjadi pribadi yang lebih adil, lebih lembut, lebih jujur, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Mungkin di situlah inti pluralisme yang ingin diwariskan Kang Jalal: bukan menyamakan semua agama, tetapi mengingatkan bahwa Tuhan menguji manusia bukan dari kemampuannya mengalahkan orang lain, melainkan dari kesungguhannya menghadirkan kebaikan di tengah keberagaman.