Membaca Kang Jalal Hari Ini untuk Masalah Agama
Ada satu hal yang membuat pemikiran Jalaluddin Rakhmat tetap menarik untuk dibaca, bahkan bertahun-tahun setelah banyak karyanya diterbitkan.
Beliau tidak pernah menulis untuk zamannya saja.
Beliau menulis untuk masa depan.
Ketika membaca kembali gagasan-gagasannya tentang pluralisme, kita seperti sedang membaca cermin Indonesia hari ini. Teknologi memang berubah. Cara orang berkomunikasi berubah. Media sosial menghadirkan ruang baru yang tidak pernah dibayangkan generasi sebelumnya. Namun satu persoalan ternyata tetap sama: manusia masih kesulitan menerima perbedaan.

