Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Pluralisme Agama Bukan Berarti Semua Agama Dicampur 1

0 Pendapat 00.0 / 5

Semakin dalam seseorang mengenal Tuhannya, semakin besar pula penghormatannya kepada sesama manusia.

Pesan itu terasa sederhana.

Namun justru kesederhanaannya membuatnya tetap relevan.

Di tengah dunia yang semakin mudah terpecah oleh identitas, Jalaluddin Rakhmat mengajak kita kembali kepada inti ajaran agama: membangun manusia yang berakhlak, menghadirkan keadilan, dan menebarkan kasih sayang.

Mungkin itulah alasan mengapa jurnal ini penting dibaca. Ia bukan hanya menjelaskan apa yang dimaksud Kang Jalal dengan pluralisme. Lebih dari itu, ia mengingatkan kita bahwa keberagaman bukanlah persoalan yang harus ditakuti, melainkan amanah yang harus dikelola dengan ilmu, kebijaksanaan, dan akhlak.

Dan ketika semua itu bertemu, pluralisme tidak lagi menjadi istilah yang menakutkan.

Ia berubah menjadi cara hidup.

Cara hidup yang memungkinkan manusia tetap teguh pada keyakinannya, sekaligus tetap mampu berjalan berdampingan dengan sesama dalam membangun Indonesia yang damai dan bermartabat.