Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Figur Ayah dalam Membangun Keluarga Maslahah 5

0 Pendapat 00.0 / 5

Peran ayah memang mengalami perkembangan sesuai perubahan zaman. Jika dahulu ayah lebih dikenal sebagai pencari nafkah dan kepala keluarga, kini ia juga dituntut menjadi sahabat anak, mitra pengasuhan bagi istri, komunikator yang baik, serta pembimbing dalam menghadapi tantangan dunia digital. Meski bentuk perannya berkembang, hakikat tanggung jawab seorang ayah tetap tidak berubah, yaitu menghadirkan keluarga yang beriman, berilmu, berakhlak, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada akhirnya, keluarga maslahah tidak lahir dengan sendirinya. Ia dibangun melalui kepemimpinan yang dilandasi iman, ilmu, hikmah, kasih sayang, komunikasi yang sehat, kedisiplinan, dan keteladanan. Seorang ayah bukan hanya pemimpin rumah tangga, tetapi juga penjaga nilai, pendidik generasi, pelindung keluarga, dan pewaris akhlak. Ketika ia menjalankan seluruh amanah tersebut dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga melahirkan masyarakat yang harmonis, bangsa yang kuat, dan peradaban yang bermartabat. Sebagaimana ditegaskan dalam keseluruhan materi presentasi, tujuan akhir dari peran ayah adalah menghadirkan keluarga yang sakinah, mawaddah, rahmah, serta memperoleh ridha Allah SWT.