Perempuan sebagai Pemimpin Berintegritas
Ketika perempuan menjadi pemimpin di pemerintahan, perusahaan, organisasi, lembaga pendidikan, maupun komunitas, ia mempunyai kesempatan untuk membangun sistem kerja yang transparan dan akuntabel. Kepemimpinan antikorupsi bukan sekadar tidak melakukan korupsi, tetapi juga tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi, tidak memberikan keistimewaan berdasarkan hubungan keluarga, mengambil keputusan secara objektif, berani menolak tekanan untuk melakukan penyimpangan, menciptakan sistem yang mempersulit terjadinya korupsi.

