Artikel
-
Al Qur'an Al Karim
Artikel: 576, Kategori: 4 -
Akidah
Artikel: 44, Kategori: 5 -
Rasulullah & Ahlulbait
Artikel: 398, Kategori: 15 -
Hadits & Ilmu Hadits
Artikel: 7, Kategori: 4 -
Fiqih & Ushul Fiqih
Artikel: 19, Kategori: 2 -
Sejarah & Biografi
Artikel: 101, Kategori: 3 -
Bahasa & Sastra
Artikel: 12, Kategori: 2 -
Keluarga & Masyarakat
Artikel: 1957, Kategori: 3 -
Akhlak & Doa
Artikel: 258, Kategori: 3 -
Filsafat & Irfan
Artikel: 306
MBG : Mimbar Baiat Ghadir 3
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Fajruddin Muchtar Lc.
“Ada dua peristiwa besar yang menandai hari-hari akhir Rasulullah: Arafah dan Ghadir. Di Arafah, Rasulullah berbicara tentang kemanusiaan. Tentang kehormatan darah dan harta. Tentang hak-hak perempuan. Tentang persaudaraan. Tentang amanah. Tentang keadilan. Tentang nilai-nilai yang harus menjadi fondasi sebuah peradaban.
MBG : Mimbar Baiat Ghadir 2
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Fajruddin Muchtar Lc.
“Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan… berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia…”
MBG : Mimbar Baiat Ghadir 1
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Fajruddin Muchtar Lc.
Dari drama “pelaku dan sistem” pada skala domestik ini, mari kita tarik garis relevansinya pada sebuah peristiwa raksasa 14 abad silam: Peristiwa Al-Ghadir.
MBG : Mimbar Baiat Ghadir
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Fajruddin Muchtar Lc.
Agama suci ini harus diserahkan dan dipelihara oleh orang-orang mulia yang tak mempan digoda oleh kenikmatan duniawi, serta tak gentar oleh kecaman zaman. Bukan oleh mereka yang sibuk mengemas tabiat “maling” dengan bungkus “gizi”.
Riwayat Panjang Tentang Keutamaan dan Kedahsyatan Hari Al-Ghadir Yang Jarang Diketahui 3
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Muhammad Bhagas
Hari al-Ghadir adalah hari berhias. Barangsiapa berhias untuk memuliakan hari al-Ghadir, Allah akan mengampuni seluruh dosanya, baik kecil maupun besar. Allah akan mengutus malaikat untuk menuliskan kebaikan baginya dan mengangkat derajatnya hingga datang hari al-Ghadir berikutnya. Jika ia meninggal, ia meninggal sebagai syahid; dan jika tetap hidup, ia hidup dalam kebahagiaan.
Riwayat Panjang Tentang Keutamaan dan Kedahsyatan Hari Al-Ghadir Yang Jarang Diketahui 2
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Muhammad Bhagas
Hari Ghadir juga merupakan hari berlomba-lomba kebaikan, hari memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, hari keridhaan, hari raya keluarga Nabi Muhammad, hari diterimanya amal-amal, hari memohon tambahan karunia, hari ketenteraman orang-orang beriman, hari memperoleh keuntungan, hari menumbuhkan kasih sayang, hari mencapai rahmat Allah, hari penyucian diri, hari meninggalkan dosa-dosa besar dan maksiat, hari ibadah, dan hari memberi makan kepada orang-orang yang berpuasa.
Riwayat Panjang Tentang Keutamaan dan Kedahsyatan Hari Al-Ghadir Yang Jarang Diketahui 1
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Muhammad Bhagas
Hari al-Ghadir adalah hari kesempurnaan, hari kehinaan bagi setan, dan hari diterimanya amal-amal para pengikut dan pecinta keluarga Nabi Muhammad. Pada hari itulah Allah menyempurnakan agama. Pada hari itu Allah menjadikan seluruh amal orang-orang yang menentang-Nya seperti debu yang berterbangan.
Riwayat Panjang Tentang Keutamaan dan Kedahsyatan Hari Al-Ghadir Yang Jarang Diketahui
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Muhammad Bhagas
Tidaklah Allah mengutus seorang nabi pun melainkan hari pengutusannya memiliki kedudukan seperti hari al-Ghadir. Setiap nabi mengetahui kehormatan hari tersebut, karena pada hari itulah ditetapkan bagi umatnya seorang washi dan khalifah sepeninggalnya.
Jangan Hiraukan Gangguan Burung Gagak
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Habib Ali Umar Al-Habsyi
Engkau, jangan buang waktumu meladeni kehinaan “gagak-gagak” yang mengganggumu dengan patukan lisan busuknya dan sikap bodohnya. Engkau harus terbang tinggi dengan prestasi dan akhlak tinggimu. Mereka akan berjatuhan bak gagak-gagak itu, karena tak mampu menandingimu.
Nabi Saw. Selalu Memuji Allah SWT
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Habib Ali Umar Al-Habsyi
Selalu ber tahmîd, memuji Allah atas limpahan nikmat-Nya dengan lisan adalah bukti kesadaran dan ikrar pengakuan akan Kemaha-agungan Allah, yang diterjemahkan ucapan syukur dengan lisan. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang selalu memuji Allah SWT atas nikmat-nikmat-Nya. Âmîn.