“Bermusyawarah adalah Sumber Hidayah”; 9 Ucapan Bermanfaat dari Imam Ali (2)
Seimbang dalam persahabatan dan permusuhan
أحبِب حَبیبَک هَوناً ما عَسى أن یَعصِیَک یَوماً ما و أبغِض بَغیضَک هَوناً ماعَسى أن یَکونَ حَبیبَک یَوماً ما (Nahj Al-Balaghah, Al-Hikmah 268)
"Cintailah orang yang engkau cintai seperlunya, karena bisa saja suatu hari dia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kamu benci seperlunya, karena bisa jadi suatu hari kelak dia akan menjadi orang yang engkau cintai."
Belajar dari pengalaman orang lain
اَلسَّعیدُ مَن وُعِظَ بِغَیرِهِ (Mizan Al-Hikmah, jilid 5, hadis 297)
"Orang yang bahagia itu yang mengambil pelajaran dari orang lain."
Menjauhi paparan fitnah
مَن عَرَّضَ نَفسَهُ لِلتُّهَمَةِ فلایَلومَنَّ مَن أساءَ بِهِ الظَّنَّ (Mizan Al-Hikmah, jilid 6, hal 572)
"Barang siapa yang meletakkannya dirinya pada paparan fitnah, maka jangan menyalahkan orang yang berburuk sangka terhadapnya."
Memaafkan dan Berbuat adil
شَیئانِ لا یوزَنُ ثَوابُهُما: العَفوُ وَالعَدلُ (Ghurar Al-Hikam, hadis 5769)
" Ada dua hal yang mendapat pahala berlimpah; memaafkan dan berbuat adil."
Memikirkan nikmat-nikmat Allah
التَّفَکرُ فی آلاءِ اللّهِ نِعمَ العِبادَةُ (Mizan Al-Hikmah, jilid 9, hal 230)
"Memikirkan nikmat-nikmat Allah adalah sebaik-baik ibadah."
Merasa bangga dengan diri sendiri
اَلعُجبُ رَأسُ الحَماقَةِ (Ghurar Al-Hikam, hal 348)
"Bangga akan diri sendiri adalah puncak kebodohan"
Bermusyawarah
اَلاِستِشارَةُ عَینُ الهِدایَةِ (Ghurar Al-Hikam, 1021, Mizan Al-Hikmah, 12, hal 591)
"Bermusyawarah adalah sumber hidayah."
Menjawab orang bodoh
اَلسُّکوتُ عَلَى الأحمَقِ أفضَلُ (مِن) جَوابِهِ (Ghurar Al-Hikam, 1160, Mizan Al-Hikmah, jilid 3, hal 238)
"Diam menghadapi orang bodoh lebih mulia dari menjawabnya."