Amalan Lengkap Bulan Rajab

Amalan Lengkap Bulan Rajab pengarang:
: Tanpa Nama
: Tanpa Nama
Kategori: Doa & Ziarah

  • Mulai
  • Sebelumnya
  • 19 /
  • Selanjutnya
  • Selesai
  •  
  • Download HTML
  • Download Word
  • Download PDF
  • Pengunjung: 2337 / Download: 1277
Ukuran Ukuran Ukuran
Amalan Lengkap Bulan Rajab

Amalan Lengkap Bulan Rajab

pengarang:
Indonesia

Buku Ini di Buat dan di teliti di Yayasan Alhasanain as dan sudah disesuaikan dengan buku aslinya

Amalan Ummu Dawud dan Dalilnya

Ummu Daud adalah wanita sholihah ibunya Daud,

ayahnya Daud adalah Hasan anaknya Imam Hasan bin

Imam Ali bin Abi Tholib a.s. Ummu Daud adalah Ibu

susu Imam Shodiq a.s. yang dengan air susunya

menyusui Daud. Adapun ceritanya amalan Ummu Daud

adalah Kholifah Mansur Al-Abasi atasnya kutukan

Allah menangkap anaknya Daud dan dibawa ke Iraq

kemudian di penjara dengan perlakuan yang keras di

penjara. Datanglah Ummu Daud ke Imam Ja‟far Shodiq

a.s. kemudian Imam menanyakan tentang Anaknya dan

dijawab wahai Tuanku bagaimana keadaan Daud yang

berpisah dariku cukup lama dia dipenjara di Iraq.

Kemudian Imam berkata : “Dimana engkau dengan

dengan doa Istiftah (pembuka) dia adalah doa yang

dengannya akan dibukakan pintu-pintu langit dan akan

mengabulkan dengan segera hajat yang berdoa

dengannya dan yang mengamalkannya akan diganjar

dengan syurga. Berkatalah Ummu Daud gerangan

apakah amalan dan doa tersebut duhai putra orangorang yang benar. Imam Shodiq berkata kepadaku :”Ya

Ummu Daud bulan haram telah tiba dia adalah bulan

Rajab yang mendengarkan doa dia adalah bulan Allah

yang mulia maka berpuasalah engkau pada ayyamul bît53

(hari-hari putih) yaitu hari 13, 14 dan 15. Dan mandilah

di hari yang ke 15 menjelang dhuhur. Sholatlah Zawal

(sebelum azan dhuhur) 8 rakaat sempurnakan rukuk dan

sujudnya kemudian sholatlah dhuhur dan 2 rakaat

setelah dhuhur setelah itu bacalah 100 kali doa Yâ

qôdiyal hawâijath-thôlibîn (Duhai yang mengabulkan

hajat orang yang meminta) kemudian sholatlah 8 rakaat,

sholat sunnah sebelum ashar, bacalah setelahnya surat

alfatihah dan 3 kali surat al-ikhlas, dan surat al-kautsar

kemudian sholat ashar lakukanlah sholat tersebut

dengan pakaian yang bersih dan sungguh-sungguh dan

jangan ada orang yang berbicara dengan anda. Selesai

sholat ashar sambil menghadap qiblat bacalah 100 kali

surat alfatihah, 100 kali surat al-ikhlas, 10 kali ayat

kursi, kemudian bacalah surat Al-An‟am, Al-Isra,

Alkahfi, Luqman, Yasin, Ash-shoffat, Hamim Sajadah

(Fushshilat), hamim ain sin qof (Asy-syuuro), Hamim

Dukhon (ad-dukhon), Al-Fath, Al-Waqi‟ah, Al-Mulk,

Al-Qolam, Al-Insyiqoq hingga akhir qur‟an. Bila tidak

sempurna semuanya atau tidak bisa membacanya

melalui mushaf (karena halangan) maka bacalah 1000

kali surat al-ikhlas bila selesai maka bacalah doa (doa

ummu daud). Usahakanlah saat membaca doa

meneteskan air mata walau sebesar kepalanya lalat

karena dia tanda dari dikabulkan.

Berkatalah Ummu Daud ;”Aku mengamalkan apa

yang diperintahkan Ash-Shodiq a.s. Kemudian saat tidur

di malam itu menjelang akhir malam aku melihat Nabi

Muhammad saw dan dari semua yang bersholat

kepadanya dari para malaikat, para Nabi, kemudian

Nabi saw berkata kepada Ummu Daud, Ya Ummu Daud

bergembiralah dan semua yang melihat amalmu juga

saudara-saudaramu semuanya akan memberikan syafaat

kepadamu, memberi berita gembira padamu, dan

hajatmu akan terkabul dan berbahagialah sesungguhnya

Allah akan menjagamu dan anakmu dan akan

mengembali kannya padamu.

Ummu Daud berkata saat aku terbangun selang

perjalanan antara Iraq ke Madinah datanglah Daud

kepadaku kemudian aku bertanya padanya tentang

keadaannya. Daud menjawab :”Saat aku dipenjara di

tempat yang sempit dengan pagar besi sampai

pertengahan Rajab, dimalamnya aku melihat dalam

mimpiku, aku melihat engkau dalam sholatmu di

kelilingi orang laki-laki yang kepala-kepala mereka di57

langit dan kaki-kaki mereka di bumi bertasbih kepada

Allah di sekitarmu maka berkatalah kepadaku seorang

yang tampan, bersih pakaiannya, harum baunya

seharum baunya kakekku Rasulullah saw ;”Berita

gembira duhai putra wanita yang sholehah, telah

dikabulkan Allah amalan ibumu dan doanya. Kemudian

aku bangun. Utusan Manshur sudah di pintu dia masuk

di kegelapan malam melepaskan rantai penjaraku dia

berbuat baik padaku dan memberiku 10 ribu dirham,

yang dengannya aku pulang ke madinah.

Kemudian Ummu Daud mendatangi Aba Abdillah

ash-shodiq a.s. Imam Shodiq a.s. berkata :”Al-Manshur

melihat Amirul Mukminin Ali a.s. dalam mimpinya dan

berkata kepadanya ;‟Lepaskan anakku kalau tidak kau

akan kumasukkan kedalam api dia (Manshur) melihat di

bawah kakinya ada api kemudian dia bangun dari

tidurnya menyuruh agar membebaskan Daud. Berkata

Ummu Daud kepada Abi Abdillah a.s. Duhai Tuanku

apakah aku boleh berdoa dengan doa tersebut selain di

bulan Rajab. Imam Shodiq menjawab :”Iya di hari

Arofah atau hari Jum‟at. Maka yang mengamalkannya

akan diampuni Allah Swt atau di setiap bulan dengan

melakukan puasa di ayyamul bît dan melakukannya

sama seperti di nisfu Rajab. Dalam riwayat yang lain di

hari Arofah atau setiap hari bisa dibaca doanya Allah

akan mengabulkan hajatnya. Insya Allah.58

Adab dan Amalan hari ke15 Rajab

Doa Ummu Dawud adalah di antara doa-doa yang

penting di baca pada hari ke 15 Rajab. Dia antara

rahasia yang ada dalam doa tersebut adalah:

1) Dapat mengabulkan semua hajat

2) Menghilangkan berbagai kesulitan

3) Melindungi dari kezaliman orang yang zalim

Yang ingin mendapatkan hal tersebut di atas agar dia

berpuasa pada hari ke 13, 14 dan 15. Ketika telah

tergelincir matahari pada hari ke lima belas Rajab.

Maka mandilah kemudian sholat Dhuhur dan sholat

Ashar perindahlah (sempurnakanlah) rukuk dan

sujudnya. Jadikan hari itu untuk tidak berkerja dan

berbicara dengan manusia. Bila selesai sholat

menghadaplah ke kiblat dan bacalah: 100 kali surah alfatihah. 100 kali surah Al-Ikhlas, 10 kali ayat kursi,

Kemudian setelahnya membaca: 1. Surah Al-An-„am, 2.

Surah Bani Israil, 3. Surah Kahfi, 4. Surah Lukman, 5.

Surah Yâsin, 6. Surah Shoffât, 7. Surah Hâmim

Sajadah, 8. Surah Hâmim „ain Sin Qôf, 9. Surah Hâmim

dukhon, 10. Surah Al-Fath, 11. Surah Al-Waqi‟ah, 12.

Surah Al-Mulk, 13. Surah Nun, 14. Surah Idzas samâ-

un saqqot hingga akhir Quran. Setelah selesai membaca

ayat-ayat tersebut di atas kemudian baru membaca Doa

Ummu Daud.59

Doa Sebelum Membaca Al-Quran

Pada saat membaca Al-Qur'an, hendaklah mengambil

nya dengan tangan kanan dan jangan lupa bahwa anda

dalam keadaan suci lalu dibuka sambil membaca:

Allâhumma inî asyhadu annâ hâdzâ kitâbuk, al-mun

zalu min ‘indika, ‘alâ Rosûlika Muham madin

shollallô hu ‘alaihi wa âlihi, wakalâ mukan nâtiq ‘alâ

lisâni nabiyyika, ja’altahû hâdiyam minka ilâ

kholqik, wa hablan mut tashilan fîmâ baynaka

wabayna ‘ibâdika, Allâhumma innî nasyartu ‘ahdaka

wakitâbaka, Allâhumma faj’al nazhorî fîhî ‘ibâdah,

waqirô-atî fîhî fikrô, wafikri fîhî i’tibâro, waj’alnî

mimmanit ta’azho bibayâni mawâ ‘izhika fîhi,

wajtanaba ma’âshiyak, walâ-tathba’ ‘indâ qirô atî

‘alâsam’î, walâ taj’al ‘alâ bashorî ghisyâwatan, walâ

taj’al qirôatî qirô-atan lâtadabburo fîhâ, balij’alnî

atadabbaru âyâtihi wa ahkâmihî âkhidzan bisyarô yî’i

dînika, walâ taj’al nazhorî fîhî ghoflatan, walâ qirô atî

hadzaron innaka antar roûfur rohîm

Dengan asma Allah Yang Maha Pengasih Maha

Penyayang, Ya Allah curahkanlah rahmat-Mu kepada

Muhammad dan keluarganya. ''Ya Allah! daku bersaksi

bahwa sesungguhnya Al-Quran ini diturunkan dari sisi61

Mu kepada Rasul-Mu Muhammad bin Abdullah saww.

Firman-Mu yang diucapkan melalui lisan Nabi-Mu,

yang telah Engkau jadikan sebagai petunjuk untuk

seluruh umat manusia dan sebagai tali yang

menyambungkan antara Engkau dan hamba-hamba-Mu.

Ya Allah! sesungguhnya aku membuka petunjuk-Mu

dan kitab-Mu Ya Allah! jadikanlah penglihatanku

terhadapnya sebagai ibadah dan bacaanku terhadapnya

sebagai berfikir, dan berfikirku tentangnya sebagai

I'tibar (mengambil pelajaran). Dan jadikanlah aku

termasuk orang-orang yang menasihatkan (manusia)

dengan nasihat-nasihat-Mu dan menjauhkan (manusia)

dari memaksiati-Mu dan janganlah Engkau tutupi

pendengaranku (hingga tidak dapat menerima hidayahMu) ketika membaca Al-Quran dan janganlah Kau

jadikanlah atas mataku (ada) penghalang dan janganlah

Kau jadikan bacaan (Al-Quran)-ku sebagai bacaan yang

tidak ber-tadabbur (mengambil pelajaran dari isinya),

bahkan sebaliknya jadikanlah aku (dapat) mentadabburi (mengambil pelajaran) dari ayat-ayat dan

hukum-hukumnya yang menjadikan rujukan syariat-Mu.

dan janganlah Kau jadikan pandangan-Ku terhadapnya

(sebagai) pandangan yang lalai dan bacaanku (sebagai

bacaan yang meracau. Sesungguhnya Engkau Maha

Pengampun lagi Maha Penyayang.62

Doa Ummu Daud

Bismillâhirrohmânirrohîm, Shodaqollâhul 'adzîmul

ladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm dzul jalâli wal

ikrôm, arrohmânur-rohîm alhalîmul karîm, al-ladzî

laysa kamits-lihî syai-un wahuwas-samî'ul 'alîmul

bashîrul khobîr,

Dengan asma Allah Yang Maha Pengasih Maha

Penyayang.ْ Mahabenar Allah, Zat Yang Mahaagung,

Yang tiada Tuhan selain Dia, Zat Yang Mahahidup dan

Berdiri sendiri, Yang Mempunyai kebesaran dan

kemuliaan, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

Yang Maha Bijaksana lagi Mahamulia, Yang tiada

sesuatu pun yang menyerupainya. Dia Maha

Mendengar, Maha Mengetahui, Maha Melihat lagi

meliputi segala sesuatu.

syahidallâhu annahû lâ ilâha illâ huwa wal malâikatu

wa-ulul 'ilmi qô-imam bil qisthi, lâ ilâha illâ huwal

'azîzul hakîm, waballaghta rusuluhul kirômu wa ana

'alâ dzâlika minasy-syahidîn, Allâhumma lakal hamdu

walakal majdu walakal 'izzu walakal fakhru, walakal

qohru walakan-ni'matu

Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan

yang berhak disembah melainkan Dia, Yang

menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang

yang berilmu [juga menyatakan yang demikian itu]. Tak

ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi

Maha Bijaksana. Dan para rasul-Nya yang mulia juga

menyampaikan hal tersebut, dan aku termasuk orangorang yang bersaksi atas hal itu. Ya Allah bagi-Mu

pujian dan kehormatan, Bagi-Mu kemuliaan dan

kebanggaan, Bagi-Mu keperkasaan dan nikmat,

walakal 'adhomatu walakar-rohmatu, walakal

mahabbatu, walakas-sulthônu, walakal bahâ-u

walakal imtinânu, walakat-tasbîhu, walakat-taqdîsu

walakat-tahlîlu, walakat-takbîru, walaka mâ yurô

walaka mâ lâ yurô, walaka mâ fauqos-samâwâtil 'ulâ

walaka mâ tahtats-tsurô, walakal arodhûnas-suflâ,

walakal âkhirotu wal ûlâ

Bagi-Mu kebesaran dan rahmat, Bagi-Mu

kewibawaan dan kekuasaan, Bagi-Mu keindahan dan

karunia, Bagi-Mu tasbih dan penyucian, Bagi-Mu tahlil

dan takbir, Bagi-Mu apa yang dilihat dan apa yang tak

dilihat, Bagi-Mu apa yang ada di atas langit yang tinggi

dan apa yang ada di bawah tanah, Bagi-Mu bumi-bumi

yang rendah dan bagi-Mu akhirat dan dunia,

Walaka mâ tardhô bihî minats-tsanâ-i wal hamdi

wasy-syukri wan-na'mâ-i, allâhumma sholli 'alâ

Jibrô-îla amînika 'alâ wahyika wal qowiyyi 'alâ

amrika wal muthô-i fî samâwâ tika wamahalli

karômatikal mutahammili likalimâtikan-nâshiri li

ambiyâ-ikal mudam-miri li a'dâ-ika,

Bagi-Mu apa yang Engkau sukai dari sanjungan dan

pujian, syukur dan nikmat Ya Allah sampaikan

shalawat kepada Jibril, makhluk kepercayaan-Mu

untuk menyampaikan wahyu-Mu, yang tegar dalam

menjalankan perintah-Mu dan yang ditaati di langit-Mu,

Tempat kemuliaan-Mu, yang membawa kalimatkalimat-Mu, Yang membantu para nabi-Mu dan yang

menghancurkan musuh-musuh-Mu,

allâhumma sholli 'alâ Mîkâ-îl malaki rohmatika wal

makhlûki liro'fatika wal mus-tagh firil mu'îni li ahli

thô'atik, allâhumma sholli 'alâ Isrôfîla hâmili 'arsyika

washâhibish-shûril muntadhiri li amrikal wajilil

musyfiqi min khoyfatika, allâhumma sholli 'alâ

hamalatil 'arsyith-thôhirîna wa 'alas-safarotil kirômil

barorotith-thoyyibîna

Ya Allah sampaikan shalawat kepada Mikail,

malaikat pembawa rahmat-Mu, yang mencerminkan

kasih sayang-Mu yang memintakan ampunan dan

membantu orang-orang yang menaati perintah-Mu, Ya

Allah sampaikan shalawat kepada Israfil, pembawa

arsy-Mu, pemilik gambar, yang menanti-nanti perintahMu, yang takut lagi penyayang karena rasa takut

kepada-Mu, Ya Allah sampaikan shalawat kepada para67

pembawa arsy yang suci dan kepada para malaikat

yang mulia dan baik

ْ

Wa'alâ malâ-ikatikal kirômil kâtibîna wa'alâ malâ-

ikatil jinâni wa khozanatin-nîrôni, wamalakil mauti

wal a'wâni yâ dzal jalâli wal ikrôm, allâhumma sholli

'alâ abînâ âdama badî'a fith-rotikal ladzî karromtahû

bisujûdi malâ-ikatika wa abahtahu jannatika,

Dan kepada para malaikat yang mulia yang mencacat

amal manusia, Kepada para malaikat penjaga surga dan

pengawal neraka dan malaikat maut dan para pembantu,

Wahai Zat Yang Mahabesar dan Maha Pemberi

kemuliaan. Ya Allah sampaikan shalawat kepada ayah

kami Adam, ciptaan-Mu yang pertama, Yang Engkau

memuliakannya dengan sujudnya para malaikat-Mu dan

Engkau menempatkannya di surga-Mu,

allâhumma sholli 'alâ ummanâ hawwâ-il muthohharoti minar-rijsal mushoffâti minad-danasil mufadhdholati minal insil mutaroddidati bayna mahallil

qudsi, allâhumma sholli 'alâ Hâbîl, wa Syîsin, wa

Idrîsa, wa Nûhin, wa Hudin, wa Solihin, wa Ibrôhima,

wa Ismâ'îla, wa Ishâk, wa Ya`kûb, wa Yûsuf, wal as

bâthi wa Lûthin, wa Syu'aib, wa Ayûb,

Ya Allah sampaikan shalawat kepada Ibu kami,

Hawwa', yang suci dari segala kenistaan, yang bersih

dari segala kesalahan, yang diutamakan dari jin, yang

berlalu-lalang di antara tempat-tempat yang suci, Ya

Allah sampaikan shalawat kepada Habil, Syis, Idris,

Nuh, Hud, Saleh, Ibrahim, Ismail, Ishak, Ya`kub,

Yusuf, dan para cucu mereka, dan Luth, Syuaib, Ayub,

Wa Mûsâ, wa Harûna, wa Yusa`a, wa Misyâ, wal

Hidhri, wa Dzil Qornaini, wa Yûnusa, wa Ilyâsa, wal

Yasa'a, wa Dzil Kifli, wa Thôlut, wa Dâwûd, wa

Sulaimân, wa Zakariâ, wa Sya`yâ, wa Yahyâ, wa

Turakha, wa Matâ, wa Irmiyâ, wa Haiquqo, wa

Dâniyâla, wa 'Uzair, wa Îsâ, wa Syam`un, wa Jirjîsa,

wal Hawâriyyîna wal atbâ'i, wa Khalidin, wa

Handholata, wa Luqmân

Musa, Harun, Yusa`, Misya, Hidhr, Dzul Qornaini,

Yuunus, Ilyaasa, Yasa'a, Dzil Kifli, Thalut, Dawud,

Sulaiman, Zakaria, Sya`ya, Yahya, Turakha, Matta,

Irmiya, Haiquq, Daniyal, Uzair, Isa, Syam`un, Jirjisa,

dan kaum Hawariyun beserta para pengikut, dan Khalid,

Handholah, dan Luqman

allâhumma sholli 'alâ Muhammad wa âli Muhammad,

warham Muhammad wa âli Muhammad, wabârik 'alâ

Muhammad wa âli Muhammad, kamâ shollayta

warohimta wabârokta 'alâ Ibrôhim wa âli Ibrôhim

innaka hamîdum majîd, allâhumma sholli 'alal

aushiyâ-i was-su'adâ-i was-suhadâ-i wa aimmatil

hudâ

Ya Allah sampaikan shalawat kepada Muhammad

dan keluarga Muhammad, rahmatilah Muhammad dan

keluarga Muhammad, berkatilah Muhammad dan

keluarga Muhammad sebagaimana Engkau

menyampaikan shalawat, Engkau merahmati, dan

Engkau memberkati Ibrahim dan keluarga Ibrahim,

Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahamulia

Ya Allah sampaikan shalawat kepada para washi, orangorang yang bahagia, para syuhada, dan para imam

pemberi petunjuk,

allâhumma sholli 'alal abdâli wal autâdi was-suyâhi

wal 'ubbâdi wal mukhlishîna wazzuhâdi wa ahlil jiddi

wal ijtihâdi wakh-shush Muhammadan wa ahli baytihi

bi af-dholi sholawâtika wa aj-zali karômatika wa

balligh rûhahu wajasadahu minnî tahiyyatan

wasalâmâ, wazid-hu fadhlan wasyarofan wakaroman

Ya Allah sampaikan shalawat kepada para pengganti,

pasak (pemandu), para pejalan, hamba-hamba, orangorang yang ikhlas lagi zahid, orang-orang yang

semangat dalam beribadah, Khususkanlah shalawat

terbaik dan kemuliaan terbanyak kepada Muhammad

dan keluarganya, Sampaikanlah salam dan

penghormatanku kepada rohnya dan jasadnya dan

tambahkanlah kemuliaan, penghormatan, dan karunia

kepadanya,

hattâ tuballighohu a'lâ darojâti ahlisy-syarofi minannabiyyîna wal mursalîna wal afâdhilil muqorrobîn,

allâhumma washolli 'alâ man sammaytu wamal-lam

usammi min malâ-ikatika wa ambiyâ-ika warusulika

wa ahli thô'atika wa aushil sholawâtî ilayhim wa ilâ

arwâhihim waj'alhim ikhwânî fîkâ wa a'wânî 'alâ

du'â-ika

Hingga Engkau mengantarkannya ke derajat

tertinggi yang dicapai orang-orang yang mulia dari

para nabi dan rasul dan orang-orang utama yang dekat

dengan-Mu Ya Allah sampaikan shalawat juga kepada

malaikat-malaikat, para nabi-Mu dan rasul-Mu, dan

orang-orang yang menaati-Mu yang Engkau sebut

nama-nama mereka dan yang tidak Engkau sebut

Sampaikanlah shalawatku kepada mereka dan kepada

roh-roh mereka, Jadikanlah mereka sebagai saudara73

saudaraku kepada-Mu dan para pembantuku dalam

menyeru kepada-Mu

Allâhumma innî astasy-fi'u bika ilayka wabi karomika

ilâ karomika wabi jûdika ilâ jûdika wabi rohmatika ilâ

rohmatika wabi ahli thô'atika ilayka, wa as-aluka

allâhumma bikulli mâ sa-alaka bihî ahadum minhum

min mas-alati syarîfatin ghoyri mardûdatin wabimâ

da'auka bihî min da'watin mujâbatin ghoyri

mukhoyyabatin

Ya Allah aku meminta syafaat kepadamu melalui-Mu

dan melalui kemuliaan-Mu dan melalui kedermawananMu dan melalui rahmat-Mu dan melalui orang-orang

yang menaati-Mu, Aku memohon kepada-Mu dengan

apa saja yang diminta oleh salah seorang di antara

mereka dari suatu permintaan yang mulia yang tidak74

ditolak dan dengan doa yang mereka serukan yang

dikabulkan

ُْْْ ْ

yâ Allâh yâ Rohmân yâ Rohîm yâ Halîm yâ Karîm yâ

'Adhîm yâ Jalîl yâ Munîl yâ Jamîl yâ Kafîl yâ Wakîl

yâ Muqîl yâ Khobîr yâ Munîr yâ mubîr yâ Manî' yâ

Mudîl yâ Muhîl yâ Kabîr yâ Qodîr yâ bashîr yâ Syakûr

yâ Barru yâ Thuhru yâ Thôhir yâ Qôhir yâ Zhôhir yâ

Bâthin yâ Sâtir yâ Muhîth yâ Muqtadir yâ Hafîdh

Ya Allah, wahai Yang Maha Penyayang, Yang Maha

Pengasih, Yang Maha Penyantun, Yang Maha-mulia,

Yang Mahaagung, Yang Mahabesar, Yang Memberi

karunia, Yang Indah, Yang Menjaga, Yang Mengurusi,

Yang Memaafkan, Yang Menolong, Yang Mengetahui,

Yang Menerangi,ْْ Yang Menghancurkan, Yang Kuat,

Yang Memutar, Yang Mengubah, Yang Mahabesar,75

Yang Mahakuasa, Yang Maha Melihat, Yang Maha

Berterima kasih, wahai Yang Baik, wahai Kesucian,

wahai Yang Mahasuci, wahai Yang Maha Perkasa,

wahai Zahir, wahai Batin, wahai Penutup, wahai Yang

Meliputi, wahai Yang Kuasa, wahai Yang Menjaga,

yâ Mujîr yâ Qorîb yâ Wadûd yâ Hamîd yâ Majîd yâ

Mubdi-u yâ Mu'îd yâ Syahîd yâ Muhsin yâ Mujmil yâ

Mun'im yâ Muf-dhil yâ Qôbidh yâ Bâsith yâ Hâdî yâ

Mursil yâ Mursyid yâ Musaddid yâ Mu'thî yâ Mâni' yâ

Dâfi' yâ Rôfi' yâ Bâqî yâ Khollâq yâ Wahhâb yâ

Tawwâb yâ Fattâh yâ Naffâh

wahai Yang Berkuasa, wahai Yang Dekat, wahai

Yang Penyayang, wahai Yang Terpuji, wahai Yang

Mulia, Wahai Yang Menciptakan, wahai Yang

Mengulangi, Wahai Yang Menyaksikan,wahai Yang76

Berbuat Kebaikan, Wahai Yang Memperindah, wahai

Yang Memberi karunia, wahai Yang Memberi

keutamaan, wahai Yang Menahan rezeki, wahai Yang

Membentangkan rezeki, wahai Yang Memberikan

petunjuk, wahai Yang Mengutus, wahai Yang

Membimbing, wahai Yang Membenarkan, wahai Yang

Memberi, wahai Yang Melarang, wahai Yang Menolak,

Wahai Yang Meninggikan, wahai Yang Kekal, wahai

Yang Menjaga, wahai Maha Pencipta, wahai Maha

Pemberi, Wahai Pemberi ampunan, Wahai Maha

Pembuka, wahai Pemberi [karunia],

yâ Murtâh yâ man biyadihî kullu Miftâh yâ Naffâ'u yâ

Ro-ûf yâ 'Athûf yâ Kâfî yâ Syâfî yâ Mu'âfî yâ Mukâfî

yâ wafî yâ Muhaymin yâ 'Azîz yâ jabbâr yâ

Mutakabbir yâ Salâm yâ Mu'min yâ Ahadu yâ77

Shomadu yâ Nûr yâ Mudabbir yâ fardu yâ witru yâ

Quddûs yâ Nâshir yâ Mu'nis yâ Bâ'its yâ Wârits yâ

'âlim yâ hâkim

wahai Yang Memberi [kenyamanan], wahai Yang

berada ditangan-Nya segala kunci, wahai Yang

Memberi manfaat, wahai Yang Maha Penyayang, wahai

Yang Mahakasih, wahai Yang Mencukupi, wahai Yang

Menyembuhkan, wahai Yang Memberikan kesehatan,

wahai Yang Membalas, wahai Yang Menepati, wahai

Yang Menguasai, wahai Yang Mulia, wahai Yang

Perkasa, wahai Yang Berkuasa, wahai Yang

Memberikan kedamaian, wahai Yang Memberikan

keamanan, wahai Yang Mahaesa, wahai Tempat

Bergantung, wahai Cahaya, wahai Yang Mengurusi,

wahai Yang Satu, wahai Yang Ganjil, wahai Yang Suci,

wahai Penolong, wahai Penghibur, wahai Pembangkit,

wahai Pewaris, wahai Yang Mengetahui, wahai

Hakim,

yâ Bâdî yâ Muta'âlî yâ Mushowwir yâ musallim yâ

Mutahabbib yâ Qô-im yâ dâ-im yâ 'Alîm yâ Hakîm yâ

Jawâd yâ bâri-u yâ Bâr yâ Sâru yâ 'Adlu yâ Fâshil yâ

Dayyânu yâ Hannân yâ mannân yâ Samî' yâ badî' yâ

Khofîr yâ Mu'în yâ Nâsyir yâ Ghôfir yâ Qodîm yâ

Musahhil yâ Muyassir yâ Mumît yâ muhyî

wahai Yang Tampak, wahai Yang Tinggi, wahai

Yang Melukis, wahai Yang Menyerahkan, wahai

Yang Menampakkan Kecintaan, wahai Yang Berdiri,

wahai Yang Abadi, wahai Yang Maha Mengetahui,

wahai Yang Maha Bijaksana, wahai Yang Maha

Dermawan, wahai Yang Menciptakan, wahai Yang

Baik, wahai Yang Membahagiakan, wahai Yang

Mahaadil, wahai Yang Memisahkan, wahai Dayyan

(Yang Membalas), wahai Yang Mahakasih, wahai

Yang Memberi anugerah, wahai Yang Maha

Mendengar, wahai Yang Menciptakan, wahai Yang

Menjaga, wahai Yang Membantu, wahai Yang

Menyebarkan, wahai Yang Mengampuni, wahai Yang

Mahadahulu, wahai Yang Memudahkan, wahai Yang

Mempersulit, wahai Yang Mematikan, wahai Yang

Menghidupkan,

Yâ Nâfi' yâ Rôziq yâ Muqtadir yâ Musabbib yâ

Mughîts yâ Mughni yâ muqnî yâ Khôliq yâ Rôshid yâ

Wâhid yâ Hâdhir yâ Jâbir yâ Hâfizh yâ Syadîd yâ

Ghiyâts yâ 'â-id yâ Qôbidh yâ man 'alâ fas ta'lâ

fakâna bil mandhoril a'lâ yâ man qoruba fadanâ wa

ba'uda fana'â wa 'alimas-sirro wa akh fâ

wahai Yang Memberi manfaat, wahai Yang

Memberi rezeki, wahai Yang Mahakuasa, wahai Yang

Menyebabkan [terjadinya sesuatu], wahai Yang

Menolong, wahai Yang Memampukan, wahai Muqni,

wahai Pencipta, wahai Yang Mengawasi, wahai Yang

Mahaesa, wahai Yang Hadir, wahai Yang Memaksa,

wahai Yang Menjaga, wahai Yang Mahakuat, wahai

Yang Menolong, wahai Yang Melindungi, wahai Yang

Menahan, wahai Yang Maha Tinggi, Dia berada di

tempat penglihatan yang jauh, wahai Yang Mendekat

lalu menjadi dekat dan Menjauh lalu menjadi jauh, dan

yang mengetahui rahasia lalu menyembunyikan,

Yâ man ilayhi tadbîru walahul maqôdîru wayâ manil

'asîru 'alaihi sahluy yasîr yâ man huwa 'alâ mâ yasyâ-

u qodîr yâ mursilur-riyâhi yâ fâliqul ish-bâhi yâ

bâ'itsal arwâh yâ dzal jûdi was-samâhi yâ rôdda mâ

qod fâta yâ nâsyirol amwâti yâ jâmi'asy-syatâti yâ

rôziqo may-yasyâ-u bighoyri hisâb

wahai yang kembali kepada-Nya suatu urusan dan

bagi-Nya segala ketentuan, wahai yang kesulitan bagiNya menjadi mudah, wahai yang mampu melaksanakan

kehendak-Nya, wahai Yang mengirimkan angin, wahai

Yang Membelah biji-bijian, wahai Yang Membangkitkan roh, wahai Yang Memiliki kedermawanan dan

pemaafan, wahai Yang Mengembalikan apa-apa yang

hilang, wahai Yang Membangkitkan orang-orang yang

mati, wahai Yang Mengumpulkan benda-benda yang81

berceceran, wahai Yang Memberi rezeki kepada siapa

saja yang dikehendaki-Nya tanpa perhitungan,

Yâ fâ'ila mâ yasyâ' kayfa yasyâ' wayâ dzal jalâli wal

ikrôm yâ hayyu yâ qoyyûm yâ hayyan hîna lâ hayya yâ

hayyu yâ muhyiyal mauta yâ hayyu lâ ilâha illâ anta

badî'us-samâwâti wal ardhi yâ ilâhî wasayyidî sholli

'alâ Muhammad wa âli Muhammad, warham

Muhammad wa âli Muhammad,

wahai Yang Melakukan apa saja yang dikehendakiNya dan dengan cara apapun yang dikehendaki-Nya,

wahai Zat Yang Memiliki kebesaran dan kemuliaan,

wahai Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, wahai

Yang Tetap Hidup ketika tidak ada sesuatupun yang

hidup, wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang

Menghidupkan orang-orang yang mati, wahai Yang

Maha Hidup, Tiada Tuhan selain Engkau, Pencipta

langit dan bumi Ya Ilahi dan Junjunganku, sampaikan82

shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

dan rahmatilah Muhammad dan keluarga Muhammad

wabârik 'alâ Muhammad wa âli Muhammad, kamâ

shollayta wabârokta warohimta 'alâ Ibrôhim wa âli

Ibrôhim innaka hamîdum majîd, warham dzullî

wafâqotî wa faqrî wanfirôdî wawahdatî wakhudhû'î

bayna yadayka wa'timâdî 'alaika watadhorru'î ilayka

ad'ûka dû'â-al khôdhi'idz-dzalîlil khôsyi'

dan berkatilah Muhammad dan keluarga Muhammad

sebagaimana Engkau menyampaikan shalawat,

memberkati, dan menyayangi Ibrahim dan keluarga

Ibrahim, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan

Mahamulia, Kasihanilah kehinaanku dan kefakiranku,

kekuranganku dan kesendirianku, kesunyianku dan

kerendahanku di hadapan-Mu. Dan penyandaranku dan83

kerendahanku kepada-Mu, Aku memohon kepada-Mu

dengan doa orang yang merendah, yang hina, yang

khusuk, yang takut,

Al-khô-ifil musyfiqil bâ-isil mahînal haqiril jâ-i'il

faqîril 'â-idzil mustajîril muqirri bidzambihil mus

taghfiri minhul mustakîni lirobbihi du'â-a man

aslamat-hu tsiqotuhu warofadhot-hu ahibbatuhu wa

'adhumat fajî'atuhu du'â-a harîqin hazînin dho'îfin

mahînin bâ-isin mustakînin bika mustajîr

yang mengasihi, yang sengsara, yang hina dina, yang

lapar lagi fakir, yang mengharapkan perlindungan dan

bantuan, yang mengakui dosanya, yang meminta

ampunan, yang tunduk kepada Tuhannya Doa seseorang

yang kepercayaannya menyelamatkannya dan

kecintaannya menolaknya dan sangat besar musibahnya.84

Doa orang yang terbakar, yang sedih, yang lemah, yang

hina, yang sengsara, yang tunduk kepadamu lagi

memerlukan bantuan.

Allâhumma wa as-aluka bi annaka malîkun wa

annaka mâ tasyâ-u min amrin yakûnu wa innaka 'alâ

mâ tasyâ-u qodîr wa as-aluka bihurmati hâdzasysyahril harômi wal baytil harômi wal baladil harôm

war-rukni wal maqômi wal masyâ-'iril 'idhômi

wabihaqqi nabiyyika Muhammadin 'alayhi wa âlihis

salâmu yâ man wahaba li âdama Syîtsan wali

Ibrôhîma Ismâîla wa Ishâq

Ya Allah aku memohon kepada-Mu karena

sesungguhnya Engkau adalah Maha Memiliki dan85

bahwa apa saja yang Engkau inginkan akan terjadi dan

Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, Aku memohon

kepada-Mu demi kemuliaan bulan yang agung ini, dan

Ka'bah yang agung dan negeri yang agung dan rukun

dan maqam serta syiar-syiar yang agung, dan demi

kedudukan Nabi-Mu, Muhammad saww Wahai Yang

Memberikan sesuatu (Syits) kepada Adam dan kepada

Ibrahim, Ismail dan Ishak,

Wayâ man rodda Yûsufa 'alâ Ya'kûba wayâ man

kasyafa ba'dal balâ-i dhurro Ayyûba yâ rôda Mûsâ

'alâ ummihî wazâ-idal Khidri fî 'ilmihi wayâ man

wahaba lidâwûda Sulaimâna wali Zakariyyâ Yahyâ

wali Maryama Isâ yâ hâfidho binti Syu'aib wayâ kâfila

waladi ummi Mûsâ

Wahai Yang Mengembalikan Yusuf kepangkuan

Yakub Wahai Yang Menghilangkan kesengsaraan dan

bala Ayub, Wahai Yang Mengembalikan Musa ke86

pangkuan ibunya dan menambah ilmu Khidr, Wahai

Yang Menganugerahkan Sulaiman kepada Dawud,

Yahya kepada Zakaria, dan Isa kepada Maryam. Wahai

Yang Menjaga putri Syuaib, wahai Yang Melindungi

anak ibu Musa dari ibunya,

As-aluka an tusholli 'alâ Muhammad wa âli

Muhammad, wa an taghfiro lî dzunûbî kullahâ

watujîronî min 'adzâbika watûjiba lî ridhwânika wa

amânika wa ihsânika wa ghufrônika wajinânaka wa

as-aluka an tafukka 'annî kulla halqotin baynî

wabayna man yu'dzînî wa taftaha lî kulla bâbin

watulliyana lî kulla sho'bin watusahhila lî kulla 'asîr87

Aku memohon kepada-Mu agar Engkau

menyampaikan shalawat kepada Muhammad dan

keluarga Muhammad, Ampunilah dosa-dosaku

semuanya dan selamatkanlah aku dari azab-Mu. Berilah

aku rida-Mu, keamanan-Mu, kebaikan-Mu, ampunanMu dan surga-Mu. Aku memohon kepada-Mu agar

Engkau memisahkan setiap hubungan yang terjalin

antara aku dan orang yang hendak menyakitiku,

Bukakanlah kepadaku setiap pintu, ringankanlah setiap

yang sulit dan mudahkanlah untukku setiap yang rumit

Watukh-risa 'annî kulla nâthiqin bisyar-rin watukaffa

'annî kulla bâghin watak-bita 'annî kulla 'aduwwin lî

wahâsidin watamna'a minnî kulla dhôlimin88

watakfiyanî kulla 'â-iqin yahûlu baynî wabayna hâjatî

wayuhâwilu an yufarriqo baynî wabayna thô'atika

wayats bithonî 'an 'ibâdatika yâ manil jamal jinnal

mutamar-ridayni waqoharo 'utâtasy-syayâthîn

Bisukanlah untukku setiap orang yang berbicara

jahat, cegalah setiap pembangkang, tahanlah setiap

musuh dan orang yang hasud kepadaku. Perdayalah

orang yang zalim dan lindungilah aku dari setiap

rintangan yang mencegah terkabulnya hajatku dan

berusaha memisahkan antara aku dan ketaatan kepadaMu dan melemahkan semangat beribadah kepada-Mu.

Wahai Yang Mengekang jin yang menentang, Yang

Menjinakkan para gembong setan,

Wa adzalla riqôbal mutajabbirîna warodda kayday

mutasallithîna 'anil mustad 'afîna as-aluka

biqudrotika 'alâ mâ tasyâ-u watas hîlika limâ tasyâ-u

kayfa tasyâ-u an taj'ala qodhô-a hâjatî fîmâ tasyâ-u

(sujud): Allâhumma laka sajadtu wabika âmantu

farham dzullî wafâqotî waj tihâdî watadhor-ru'î

wamaskanatî wa faqrî ilayka yâ robbi

Yang Menghinakan para tiran, Yang Mematahkan

tipu daya para penguasa yang menindas kaum yang

lemah. Aku memohon kepada-Mu demi kekuasaan-Mu

atas apa saja yang Engkau kehendaki, dan pemudahanMu kepada siapa saja yang Engkau kehendaki dan

dengan cara yang Engkau kehendaki, agar Engkau

mengabulkan hajatku sesuai dengan apa yang Engkau

kehendaki

(Kemudian sujudlah di atas tanah sembari

mengatakan:)

Allâhumma laka sajadtu wabika âmantu farham

dzullî wafâqotî waj tihâdî watadhor-ru'î wamaskanatî

wa faqrî ilayka yâ robbi

Ya Allah, aku bersujud kepada-Mu, Aku beriman

kepada-Mu, maka kasihanilah kehinaanku,

kekuranganku, kesungguhan usahaku, kepatuhanku,

kemiskinanku dan kafakiranku di sisi-Mu Ya Rabbi!

Biarkan jangan mengusap mata yang ada airmatanya

walaupun sebesar lalat. Karena hal itu adalah sebagai

tanda diterimanya doa. Tanggal 15 Rajab adalah hari

syahadah Imam Musa bin Ja‟far As-Shodiq a.s. Hari itu

adalah hari duka para pecinta Ahlul Bayt Nabi saw.

Amalan Malam dan Hari di utusnya

Rasulullah saww (Layl Mab’uts)

]Malam 27 Rajab adalah malam di utusnya Rasulullah

saww. Dia termasuk dari malam-malam yang diberkahi.

Di dalamnya ada beberapa amalan. Di antaranya yang

disebut oleh Imam Ridho as. Pada malam di bulan

Rajab ada satu malam yang terbaik untuk manusia.

Malam itu adalah malam ke 27 yaitu malam dilantiknya

Rasulullah menjadi Nabi pada keesokan harinya.

Amalan pada pada malam dan siang harinya bagi para

pencinta ahlul bayt Nabi akan diberi pahala bagaikan

orang yang beramal selama 60 tahun. Beliau di tanya

amalan apakah yang harus dilakukan? Beliau menjawab91

bila engkau telah menunaikan sholat Isya‟ dan segera ke

pembaringan untuk tidur kemudian bangunlah sebelum

pertengahan malam untuk melakukan sholat 12 rakaat

surah yang dibaca setelah al-fatihah membaca surat

yang ringan yang bersambung, mulai surah Muhammad

hingga akhir Quran. Setiap dua rakaat membaca salam.

Setelah selesai sholat membaca Al-Fatihah, Al-Falaq,

An-Nâsi, Al-Ikhlâs, Al-Kâfirun, Al-Qodr (Inna

anzalna), ayatul Kursi (Al-baqoroh 255) masing-masing

7 kali.

Kemudian membaca doa berikut:

Alhamdulillâhil-ladzî lam yat-takhidz waladaw-walam

yakul-lahû syarîkun fil mulki walam yakul-lahû waliyyum-minadh-dhulli wakab-birhu takbîrô, allâhumma

innî as-aluka bima’âqidi ‘izzika ‘alâ arkâni ‘ar-syika

wamuntahar-rohmati min kitâbika wabismikal

a’dhomil a’dhomil a’dhomi, wadzikrikal a’lal-a’lâ

wabikalimâtikat-tâmmâti an-tusholli ‘alâ

Muhammadin wa âlihi wa-an taf’ala bî mâ anta

Ahluhu

"Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak

dan tidak mempuyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan

tidak mempunyai penolong (untuk menjaga-Nya) dari

kehinaan dan agungkanlah Dia dengan pengagungan

yang sebenar-benarnya". Ya Allah hamba memohon

dengan kemuliaan kedudukan-Mu yang Maha agung

dan puncak kepemilikan rahmat dalam ketentuan-Mu

dengan asma-Mu yang Maha agung serta maha agung

dan dzikir-Mu yang Maha tinggi maha tinggi maha

tinggi dengan kalimat-Mu yang Maha sempurna agar

Engkau karuniakankan Muhammad dan keluarga

Muhammad yang Engkau lebih tahu tentangnya

Hari 27 Rajab adalah hari raya di antara hari-hari

raya yang besar. Karena hari itu adalah hari dilantiknya

Rasulullah oleh Allah dengan perantara Jibril. Amalan

pada hari tersebut adalah mandi dan berpuasa yang

mana puasa pada hari itu bernilai sama dengan puasa 60

tahun. Membaca sholawat untuk Muhammad dan

keluarga Muhammad. Membaca ziarah Nabi dan ziarah

Imam Ali a.s. dan Sholat 12 rakaat. Setelah selesai93

membaca Surah Al-Ikhlas 4 kali, al-falaq dan An-Nâs 4

kali.

Kemudian membaca 4 kali :

Lâ ilâha illallâh wallâhu akbar, wasubhânallâh, walhamdulillâh, walâ haula walâ quwwata illâ billâhil-

‘aliyyil ‘adhîm, allâhu allâhu robbî lâ usy-riku bihî

syai-an lâ usy-riku bihî ahadâ

Tidak ada tuhan kecuali Allah, Allah maha besar,

maha suci Allah, Segala puji bagi Allah tidak ada

kekuatan kecuali kekuatan dari Allah Yang maha Tinggi

dan Maha Besar, Allah, Allah Rabbi, tidak aku

sekutukan Dia dengan sesuatu, tidak aku sekutukan Dia

dengan siapa pun

Sholat pada Malam Hari Mab’uts

(Diutusnya Rasulullah saw Menjadi Nabi

dan Rasul)