Artikel Umum
Nizami Ganjavi, Sosok di Balik kisah Laila-Majnun
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- afifah ahmad
- Sumber:
- alif.id

Siapa yang tak mengenal kisah epik Laila Majun, cerita cinta legendaris yang memengaruhi sejarah kesusastraan dunia. Tapi, barangkali kita kurang familiar dengan nama pengarang cerita ini sendiri, Nizami Ganjavi. Dia adalah penyair Persia abad ke-12, pada era dinasti Saljuk. Ketokohan Nizami tidak hanya diakui di Iran, tapi juga di berbagai negara yang dulu di bawah kesultanan Saljuk serta memiliki rumpun bahasa Persia seperti, Azarbeijan, Tajikistan, dan Afganistan. Di Iran sendiri, setiap tanggal 21 Esfand atau bertepatan dengan 11 Maret dikhususkan sebagai hari untuk mengenang sosok penyair legendaris ini.
Manajemen Pengetahuan Sebuah Harapan
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- ikmalonline.com
Pengetahuan merupakan produk manusia. Dari pengetahuan lahirlah berbagai karya manusia, baik yang bersifat materi maupun non materi. Karya manusia menyebabkan manusia disebut berbudaya atau tidak, karya manusia dapat menggambarkan tingkatan budaya dan peradaban sebuah bangsa.
Kesenian (seni) dalam pandangan Al-Quran
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- islamquest.net
Bagaimanakah seni dalam pandangan Al-Quran? Menurut Al-Quran, kesenian itu meliputi apa saja? Ayat-ayat mana saja yang membahasas tentang tema ini?
Ferdowsi, Pelita Yang Tak Pernah Redup
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- irib indonesia
Sepanjang sejarahnya yang cemerlang, bangsa Iran melahirkan banyak tokoh besar yang menjadi kebanggaan bangsa ini di depan bangsa-bangsa lain di dunia. Salah satu diantaranya adalah Abul Qasim Ferdowsi. Jika kita hendak membandingkan tokoh-tokoh besar sejarah lewat karya yang ditinggalkannya dan sejauh mana pengaruh yang dimilikinya, Ferdowsi akan muncul dalam kelompok orang-orang yang paling berpengaruh dalam berbagai periode sejarah. Shahnameh, mahakarya Ferdowsi yang ditulis beberapa abad lalu sampai kini masih diminati dan dongeng-dongengnya yang indah masih menyihir semua orang. Seakan, Rostam salah satu lakon dalam Shahnameh pernah melewati semua lorong dan gang yang ada di Iran dan meninggalkan jejak kaki di sana sebelum pergi menapakkan kaki di negeri lain. Kedai-kedai teh tradisional hingga kini masih memajang lukisan yang mengisahkan dongeng Shahnameh. Sementara, perawi kisah-kisah legenda masih asyik menceritakan penggalan kisah Rostam dan Sohrab.
Seni Silaturahmi
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- Dakwatuna
Persaudaraan kadang
seperti tingkah dahan-dahan yang ditiup angin. Walau satu pohon, tak selamanya
gerak dahan seiring sejalan. Adakalanya seirama, tapi tak jarang berbenturan.
Tergantung mana yang lebih kuat, keserasian batang dan dahan atau tiupan angin
yang tak beraturan.
Indahnya persaudaraan.
Sebuah anugerah Allah yang teramat mahal buat mereka yang terikat dalam
keimanan. Segala kebaikan pun terlahir bersama persaudaraan. Ada
tolong-menolong, terbentuknya jaringan usaha, bahkan kekuatan politik umat.
Hikmah Tahun Baru
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Jalaludin Rahmat
- Sumber:
- Myskat
Waktu itu, malam tahun baru. Usai sholat maghrib, kami mengadakan
pengajian singkat menyambut tahun baru . Saya menyarankan agar
masing-masing merenungkan makna tahun baru bagi dirinya. Jamaah diam. Pengajian
tampak seperti upacara mengheningkan cipta. Kami tesentak ketika wak
Haji, yang tertua diantara kami, memecahkan kesunyian, “Saya kira tidak
layak menyambut tahu baru dengan pesta. Bukankah tahun baru adalah
berita duka ? Bukankah setiap tahun baru mengantarkan kita lebih dekat
ke kuburan ? Pada tahun-tahun yang lalu, maut telah mengambil
kawan-kawan atau keluarga kita. Lalu, siapa yang akan dijemput maut
tahun ini ?”
Masuk Islam Berarti Menginginkan Kedamaian
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Sara Emersoon
- Sumber:
- Irb Indonesia
Saya melakukan penelitian yang agak lama dari berbagai agama dan semakin
mengenal Islam, saya semakin merasakan bahwa Islam adalah penuh
kebenaran dan paling sempurna. Islam menjelaskan Tuhan sebagaimana yang
saya sering gambarkan. Yang paling saya cintai tentang Islam
adalah cinta dan rahmat Allah. Bagi saya, menjadi seorang Muslim berarti
ingin hidup dalam kedamaian dengan diri sendiri dan rekan-rekan,
keluarga dan seluruh anggota masyarakat. Dan untuk memperlihatkan
perilaku terbaik sebaik mungkin dengan mematuhi sunnah Nabi Muhammad Saw
dan bagaimana beliau melayani orang serta bagaimana beliau menunjukkan
cinta, kedermawanan dan kasih sayangnya. Dan untuk mendapatkan keredaan
Allah serta mematuhi perintah-Nya, meminta ampunan serta mensyukuri
Allah atas segalanya.
Perbudakan Moderen di Eropa
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Irib Admin
- Sumber:
- Irib Indonesia
Ketika berbicara tentang perbudakan, bayangan kita akan tertuju pada
perbudakan di Eropa dan Amerika pada abad lalu yang kengerian era
terebut digambarkan dengan baik oleh Alex Haley seorang penulis AS dalam
bukunya berjudul Roots. Pada era itu, orang-orang Eropa yang secara
lahiriyah tampak beradab, memperbudak jutaan manusia karena warna kulit
dan mereka memperlakukan para budak bak "ternak". Akan tetapi perbudakan
tidak terjadi seabad lalu di Eropa, sekarang pun ratusan ribu orang di
negara-negara Eropa dan Amerika Serikat juga hidup bak budak dan bahkan
mereka diperjual-belikan. Meski metode transaksi budak di era
kini tidak seperti masa lalu, akan tetapi pasar budak dan esensi
perdagangan manusia itu tetap sama. Perdagangan manusia merupakan salah
satu jenis bisnis yang mendatangkan keuntungan paling besar di
negara-negara Eropa. Laporan terbaru PBB tentang perbudakan manusia di
Eropa, merefleksikan meluasnya bisnis ini di seluruh penjuru Eropa.
Dalam laporan itu disebutkan dua faktor utama untuk penyelundupan dan
perdagangan manusia di Eropa, yaitu penjualan diri dan kerja paksa. Para
budak itu diperlakukan sama seperti ratusan tahun lalu. Mereka dibawa
dari negara-negara miskin atau berkembang.
- «
- Mulai
- Sebelumnya
- 1
- Selanjutnya
- Selesai
- »