Rasulullah & Ahlulbait
-
Artikel Umum
Artikel: 62 -
Rasulullah saw
Artikel: 501 -
Imam Ali as
Artikel: 290 -
Fathimah az Zahra as
Artikel: 270 -
Imam Hasan as
Artikel: 61 -
Imam Husein as
Artikel: 441 -
Imam Ali bin Husein as
Artikel: 92 -
Imam Baqir as
Artikel: 57 -
Imam Shadiq as
Artikel: 67 -
Imam Kazhim as
Artikel: 64 -
Imam Ridha as
Artikel: 65 -
Imam Jawad as
Artikel: 61 -
Imam Hadi as
Artikel: 32 -
Imam Hasan al Askari as
Artikel: 46 -
Imam Mahdi ajf
Artikel: 275
Siapakah Keluarga Nabi saw yang Wajib Dicintai?
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Syahid Murtadha Muthahhari
Pertanyaan penting berikutnya adalah: siapakah yang dimaksud dengan “keluarga Nabi” dalam ayat tersebut? Jawabannya dijelaskan secara gamblang dalam hadis-hadis sahih lintas mazhab.
Wanita Jenius Bani Hasyim, Sayyidah Zainab
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Salim Muhsin, M.Pd.
Ilmu adalah akar dari seluruh kebaikan. Manusia yang paling berharga adalah mereka yang memiliki pengetahuan paling banyak dan manusia yang paling rendah nilainya adalah mereka yang paling sedikit ilmunya.
Imam Ali as berkata:“Orang bodoh itu mati, walaupun ia hidup.”
Kehangatan Keluarga Zainab sa
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Salim Muhsin, M.Pd.
Keluarga Nabi sangat erat kaitannya antara satu dengan yang lainnya dan penuh kasih sayang, khususnya kepada putri kecil Zainab as. Nabi saw sering menangis setiap kali ia berbicara dengannya.
Sayyidah Zainab, Wanita Jenius Bani Hasyim
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Salim Muhsin, M.Pd.
Dalam kitab Biharul anwar disebutkan bahwa Imam Ali Zainal Abidin as berkata tentang Bibinya Sayyidah Zainab:
أنتِ بحمدِ اللهِ عالِمَةٌ غيرُ
مُعَلَّمَة، وفهِمَةٌ غيرُ مُفَهَّمَة
Engkau berkat karunia Allah berilmu tanpa ada yang mengajari dan memahami tanpa ada yang memahamkan.
Ketakwaan Sayyidah Zainab as
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Salim Muhsin, M.Pd.
Setelah peristiwa Karbala, rombongan tawanan dari keluarga Nabi saw digiring dari Kufah menuju Syam. Dalam perjalanan itu, mereka menempuh jarak jauh dengan penderitaan yang berat, haus, lapar, kelelahan, dan kesedihan yang mendalam. Imam Ali as-Sajjad as menceritakan:
Makna Nama Zainab dan Identitasnya
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Salim Muhsin, M.Pd.
Beliau adalah Zainab putri Amirul mukminin Ali as, putri Fatimah az-Zahra as dan cucu perempuan pertama Rasul saw. Beliau lahir di Madinah pada tanggal lima Jumadil ula tahun ke lima dari hijrahnya Rasul saw (05/05-05 H).
Menelusuri Akar Kekerasan terhadap Perempuan dalam Pemikiran Imam Khamenei (2)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Zahra Shafei
Industri mode, kecantikan, periklanan, dan pornografi telah menjadikan perempuan sebagai instrumen penghasil keuntungan. Tubuh perempuan diperas, dikemas, dan dijual atas nama kebebasan. Padahal, kenyataannya, perempuan direduksi menjadi alat objektifikasi seksual.
Akhlak Ahlulbait: Teladan yang Menghidupkan
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- safinahonline
Sejarah mencatat betapa Ahlulbait tidak hanya mengucapkan etika ini, tetapi mewujudkannya dalam perilaku yang memikat hati manusia.
Pelajaran dari Zainab untuk Dunia
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Zahrasadat Sheykholeslam
Sayidah Zainab sa mengajarkan bahwa untuk mengubah sejarah, perempuan tidak harus meniru laki-laki. Cukuplah menjadi perempuan yang sadar, beriman, dan teguh pada nilai-nilai ilahi.
Zainab, Kekuatan Feminin dalam Cermin Iman
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Zahrasadat Sheykholeslam
Zainab sa adalah potret perempuan dengan kepribadian multidimensional: seorang alimah, pengasuh, pendidik, pemimpin politik, dan pejuang spiritual. Namun ada satu rahasia yang tak boleh dilupakan: kekuatannya justru bersumber dari keperempuannya.
Zainab Dari Pengajar hingga Pemimpin Revolusi
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Zahrasadat Sheykholeslam
Sebelum tragedi Karbala, peran utama Sayidah Zainab adalah sebagai pendidik dan pengajar. Ia mengajarkan Al-Qur’an, fikih dan hadis kepada masyarakat, dan menjadi sumber ilmu bagi banyak perempuan dan lelaki di Madinah. Para ulama menyebutnya sebagai “alimah ghayru mu‘allamah”—seorang yang berilmu tanpa pernah diajari, karena ilmunya bersumber dari kesucian Ahlulbait as.
Zainab sa: Cahaya yang Tak Padam di Tengah Kegelapan
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Zahrasadat Sheykholeslam
Sayidah Zainab adalah teladan abadi tentang bagaimana kekuatan feminin berakar dari iman, bukan dari rivalitas dengan laki-laki. Ia menyingkapkan kapasitas intelektual dan spiritual perempuan jauh melampaui yang pernah dibayangkan manusia. Dalam sejarah Islam, ia dikenal sebagai Aqilah Bani Hasyim—perempuan paling bijak di antara suku paling mulia, Bani Hasyim.
Sayidah Zainab dan Rahasia Kekuatan Perempuan Beriman
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Zahrasadat Sheykholeslam
Hari ini, ketika kita menyaksikan Gaza yang terbakar, kita melihat pantulan Zainab dalam setiap ibu Palestina yang tetap berdiri di antara reruntuhan. Zainab adalah jiwa yang hidup di dada mereka—jiwa yang percaya bahwa kebenaran, meski terluka, tak akan pernah mati.
Bukti Imâmah Ahlulbait as.
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Habib Ali Umar Al-Habsyi
Imam Ali Ar-Ridha as berbicara dengan orang-orang dalam bahasa mereka masing-masing, dan demi Allah, beliau adalah orang yang paling fasih dan paling berpengetahuan di antara manusia dalam setiap bahasa dan dialek. Suatu hari,
Wasiat Nabi Dalam Lensa Abduksi (2)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Dr. Ir. Dimitri Mahayana, M.Eng.
Konteks Sejarah: Peristiwa Ghadir Khumm terjadi menjelang wafatnya Nabi SAW, saat umat Islam memerlukan kejelasan tentang suksesi kepemimpinan. Nabi SAW memilih momen publik dengan ribuan saksi, yang menunjukkan pentingnya pernyataan tersebut.
Wasiat Nabi Dalam Lensa Abduksi (1)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Dr. Ir. Dimitri Mahayana, M.Eng.
Dan di antara red line yang terpenting adalah bahwa Nabi Saw benar-benar berwasiat, dan pengemban wasiat Nabi Saw pasca wafat Beliau Saw adalah Imam ‘Ali bin Abi Thalib kw. Red line ini akan berpengaruh pada keseluruhan pemahaman dan praktik keberagamaan seorang muslim. Karena, telah masyhur bahwa Nabi Saw telah bersabda, “Aku adalah kota ilmu, dan ‘Ali adalah pintunya.”
Pengorbanan yang Abadi: Sayyidah Khadijah dan Lahirnya Islam (2)
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- safinahonline
Al-Qur’an menegaskan perbedaan antara orang yang berjuang sebelum kemenangan dan setelahnya: “Tidaklah sama di antara kalian orang-orang yang berinfak dan berperang sebelum kemenangan…” (QS. 57:10). Khadijah (sa) adalah perwujudan ayat ini. Ia berkorban ketika Islam masih kecil, ketika jumlah kaum Muslim dapat dihitung dengan jari, ketika ejekan, pengucilan, dan siksaan menjadi santapan sehari-hari.
Pengorbanan yang Abadi: Sayyidah Khadijah dan Lahirnya Islam (1)
- Dipublikasi pada
-
- Sumber:
- safinahonline
Sayyidah Khadijah al-Kubra (sa) adalah penopang pertama risalah Islam. Ia menginfakkan seluruh hartanya, mengorbankan kenyamanan hidupnya, hingga menyerahkan jiwanya demi tegaknya kalimat Allah. Ia adalah ibu kaum beriman, dan dari rahimnya lahir generasi Ahlulbait (as) yang menjadi pelanjut risalah Nabi.
Apa yang Anda Ketahui tentang Sayidah Zainab, Cucu Nabi Muhammad dan Wanita yang Menjelaskan Perlawanan? (2)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Soleh lapadi
Ketika kafilah tawanan Karbala memasuki istana Yazid, sebuah majelis resmi yang terdiri dari para tetua Suriah dan perwakilan agama diadakan di istana. Pada saat ini, atas perintah Yazid, para tawanan dibawa ke majelis sementara mata semua orang tertuju pada mereka. Pada saat itu, Sayidah Zainab berkata kepada Yazid:
Apa yang Anda Ketahui tentang Sayidah Zainab, Cucu Nabi Muhammad dan Wanita yang Menjelaskan Perlawanan? (1)
- Dipublikasi pada
-
- pengarang:
- Soleh lapadi
Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam telah mengatakan, tentang kepribadian Sayidah Zainab, perempuan yang menjadi pencetus perlawanan: "Kisah Zainab yang Agung as... Melengkapi kisah Asyura... Keagungan karya Zainab yang Agung as tidak dapat dibandingkan dengan peristiwa-peristiwa besar lainnya dalam sejarah, melainkan harus dibandingkan dengan peristiwa Asyura itu sendiri. Manusia agung ini, perempuan agung Islam dan kemanusiaan ini, mampu mempertahankan keteguhan dan keagungannya dalam menghadapi gunung penderitaan yang berat...

