Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Bershalawat Memiliki Banyak Keutamaan

0 Pendapat 00.0 / 5

Shalawat merupakan salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW, shalawat juga memiliki dampak besar terhadap kehidupan seseorang, baik di dunia maupun di akhirat. Salah satu manfaat utamanya adalah dikabulkannya doa.

1. Shalawat Sebagai Sarana Diterimanya Doa

Dalam sebuah riwayat, Imam Ali a.s. berkata:

“Tidak ada doa yang akan menembus langit kecuali dibarengi dengan shalawat kepada Nabi dan keluarganya.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa shalawat memiliki peran penting dalam mempermudah terkabulnya doa seseorang. Bahkan, meskipun seseorang tidak memiliki banyak amalan, dengan bershalawat dalam doanya, maka Allah SWT lebih berkenan untuk mengabulkannya serta mengampuni dosa-dosanya.

Keutamaan Bershalawat Menurut Sabda Rasulullah SAW

Keutamaan shalawat tidak hanya terkait dengan dikabulkannya doa, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kehidupan di dunia dan di akhirat. Berikut adalah beberapa hadis yang menegaskan keutamaan bershalawat:

Shalawat Sebagai Penolong di Hari Kiamat

Rasulullah SAW bersabda:

“Pada hari kiamat, aku akan berada di dekat timbangan amal. Barangsiapa yang amal buruknya lebih berat daripada amal baiknya, aku akan menutupnya dengan shalawat kepadaku sehingga amal baiknya lebih berat karena shalawat tersebut.”

(Bihar al-Anwar 7/304/72)

Hadis ini menjelaskan bahwa shalawat dapat menjadi penyelamat bagi seorang hamba di akhirat. Ketika amal buruk seseorang lebih dominan daripada amal baiknya, Rasulullah SAW akan memberikan pertolongan dengan shalawat yang diucapkan oleh orang tersebut semasa hidupnya, sehingga timbangan amal kebaikannya menjadi lebih berat

2. Ampunan Dosa bagi yang Bershalawat dengan Cinta dan Kerinduan

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku tiga kali setiap pagi dan tiga kali setiap malam, karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah berhak mengampuni dosa-dosanya pada malam itu dan hari itu.”

(Ad-Da’awat Ar-Rawandi: 89, Bab 224, Hadis ke-226)

Dalam hadis ini, Rasulullah SAW menekankan pentingnya shalawat yang dilakukan dengan penuh cinta dan kerinduan kepada beliau. Tidak sekadar membaca shalawat, tetapi juga menyertakan perasaan kasih dan penghormatan kepada Nabi SAW. Sebagai balasan, Allah SWT menjanjikan ampunan dosa bagi mereka yang bershalawat secara rutin dengan hati yang tulus.

3. Malaikat Memohonkan Ampunan bagi yang Bershalawat saat Membaca Al-Qur’an

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku ketika akan membaca Al-Qur’an, maka malaikat akan selalu memohonkan ampunan baginya selama namaku berada dalam kitab itu.”

(Bihar al-Anwar 94/71/65)

Hadis ini menunjukkan bahwa bershalawat sebelum membaca Al-Qur’an memiliki keutamaan khusus. Para malaikat akan memohonkan ampunan bagi orang tersebut selama nama Rasulullah SAW masih tertulis dalam Al-Qur’an yang dibacanya. Ini menegaskan betapa besar manfaat bershalawat dalam kehidupan seorang Muslim.

Kesimpulan

Bershalawat kepada Rasulullah SAW bukan hanya sekadar amalan biasa, tetapi juga memiliki banyak manfaat spiritual yang sangat besar. Dengan berbagai keutamaan ini, sudah sepatutnya setiap Muslim memperbanyak shalawat dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam doa, saat membaca Al-Qur’an, maupun di berbagai kesempatan lainnya. []