Sayyidah Zainab, Wanita Jenius Bani Hasyim
Dalam kitab Biharul anwar disebutkan bahwa Imam Ali Zainal Abidin as berkata tentang Bibinya Sayyidah Zainab:
أنتِ بحمدِ اللهِ عالِمَةٌ غيرُ
مُعَلَّمَة، وفهِمَةٌ غيرُ مُفَهَّمَة
Engkau berkat karunia Allah berilmu tanpa ada yang mengajari dan memahami tanpa ada yang memahamkan.
Ungkapan ini menyingkap hakikat keilmuan Sayyidah Zainab as, bahwa pengetahuannya bersumber dari Ladunni Ilahi, bukan hanya dari pembelajaran biasa, tapi ilmu yang dianugerahkan langsung oleh Allah kepada hamba-hamba-Nya yang menyucikan diri.
Ayahnya Ali bin Abi talib as sering mengajaknya bicara. Suatu hari Zaenab bertanya kepada ayahandanya, “Apakah engkau mencintai kami, wahai Ayah?”, Imam Ali as menjawab, “Bagaimana aku tidak mencintai kalian, sedangkan kalian adalah buah hatiku.”
Zainab kecil lalu menimpali dengan penuh pemahaman, “Wahai Ayah, cinta itu hanya untuk Allah Ta‘ala, sedangkan kasih sayang (al-syafaqah) untuk keluarga.”

