Hadis-Hadis tentang Cinta kepada Ali
Dalam satu hadis panjang, Rasulullah saw bersabda kepada Ali bahwa Allah telah menghiasinya dengan perhiasan paling mulia: zuhud terhadap dunia, keberpihakan kepada kaum tertindas, dan kepemimpinan yang dibanggakan oleh orang-orang miskin. Nabi menegaskan: “Berbahagialah orang yang mencintaimu dan bersahabat denganmu dengan tulus. Celakalah orang yang memusuhimu dan berdusta tentangmu.”
(Usud al-Ghabah, Ibn al-Atsir, jil. IV, hlm. 23; Kanz al-‘Ummal, al-Muttaqi al-Hindi, jil. VI, hlm. 156)
Dalam riwayat lain, Nabi saw bersabda secara tegas: “Mencintai Ali adalah iman, dan memusuhinya adalah kefasikan.” (Kanz al-‘Ummal, jil. VI, hlm. 155–156; Jam‘ al-Jawami‘, as-Suyuthi)
Rasulullah saw juga bersabda kepada kaum Anshar: “Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang jika kalian berpegang padanya kalian tidak akan tersesat?” Ketika mereka menjawab ya, beliau bersabda: “Itulah Ali. Cintailah dia sebagaimana kalian mencintaiku dan hormatilah dia sebagaimana kalian menghormatiku.” (Hilyat al-Awliya’, Abu Nu‘aim al-Isfahani, jil. I, hlm. 63)

