Pendidikan Jiwa dalam Nahjul Balaghah: Telaah Wasiat Imam Ali kepada Putranya Al-Hasan
Dalam khazanah Islam Ahlulbait, wasiat Imam Ali as kepada putranya merupakan salah satu teks pendidikan paling mendalam dan visioner. Wasiat ini tidak hanya memuat nasihat etis, tetapi juga menggambarkan metodologi tarbiyah yang berangkat dari pemahaman realistis tentang manusia, waktu, dan potensi penyimpangan jiwa. Imam Ali as membuka wasiatnya dengan ungkapan yang sangat personal:
“Wahai putraku, ketika aku melihatmu telah mencapai usia akil balig, dan aku melihat diriku semakin lemah dimakan usia, maka aku bersegera menuliskan wasiat untukmu…”
Ungkapan ini diriwayatkan dalam Nahjul Balaghah, yang secara khusus ditujukan kepada Imam Hasan as. Namun, para ulama Syiah sepakat bahwa kandungan wasiat ini bersifat universal, ditujukan kepada seluruh manusia lintas generasi.

