Akhlak dan Keutamaan Abu Fadhl
Abbas dikenal dengan gelar Abu Fadhl—pemilik banyak keutamaan. Ia bertubuh tinggi, gagah, dan berwibawa, hingga dijuluki Qamar Bani Hasyim, Bulannya Bani Hasyim. Namun keindahan sejatinya terletak pada akhlak dan iman.
Ia ikut mendampingi Imam Ali a.s. dalam berbagai peperangan besar, termasuk Jamal, Shiffin, dan Nahrawan. Dalam Perang Shiffin, Abbas tampil sebagai ksatria bercadar yang membuat pasukan musuh gentar. Ketika akhirnya Imam Ali a.s. membuka cadarnya dan menciumnya, tampaklah bahwa ksatria itu adalah putranya sendiri.
Abbas bukan hanya pemberani, tetapi juga penyayang. Ia menangis melihat penderitaan kaum tertindas, dan bangkit melawan para penindas. Ia dermawan, rendah hati, dan selalu menempatkan dirinya sebagai pelayan Ahlul Bait.

