Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Apakah Kebebasan Manusia Tanpa Batas?

0 Pendapat 00.0 / 5

Pertanyaan berikutnya adalah: apakah kebebasan manusia dalam berperang dan menumpahkan darah bersifat mutlak? Jawabannya adalah tidak. Hikmah Ilahi tidak menghendaki kebebasan yang berujung pada pemusnahan total kebenaran dan dominasi mutlak kebatilan.

Apabila kezaliman mencapai titik di mana jalan kebenaran tertutup sepenuhnya dan orang-orang saleh terancam punah, maka intervensi Ilahi akan terjadi. Al-Qur’an menunjukkan bahwa Allah Swt mengontrol kerusakan melalui tiga cara:

• Intervensi supranatural, seperti bencana yang memusnahkan kaum zalim.

• Hukum-hukum natural, melalui proses sosial dan sejarah.

• Perlawanan insani, dengan menugaskan orang-orang beriman untuk melawan kerusakan dan penindasan.

Di sinilah konsep jihad menemukan makna filosofisnya: bukan sebagai agresi, tetapi sebagai mekanisme penjaga keseimbangan moral sejarah.