Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Perang dan Kehendak Takwini Tuhan

0 Pendapat 00.0 / 5

Al-Qur’an secara eksplisit menyatakan bahwa Allah Swt mampu mencegah seluruh peperangan apabila Dia menghendakinya. Namun Dia tidak menghendaki manusia hidup dalam sistem yang sepenuhnya koersif dan deterministik. Kehendak Ilahi menghendaki manusia hidup sebagai makhluk merdeka, yang memilih jalannya sendiri dengan ikhtiar.

Kebebasan inilah yang menjadi syarat utama bagi pencapaian kesempurnaan insani. Manusia diciptakan bukan seperti malaikat yang selalu taat tanpa pilihan, tetapi sebagai makhluk yang memiliki dorongan menuju kebaikan sekaligus kecenderungan menuju keburukan. Nilai moral baru bermakna ketika manusia mampu memilih kebenaran di tengah godaan kejahatan.

Dengan demikian, perang merupakan salah satu kemungkinan yang lahir dari kebebasan manusia. Ia bukan tujuan utama penciptaan, tetapi risiko yang menyertai kebebasan itu sendiri.
Mengapa Derajat Manusia Bisa Melebihi Malaikat?
Dalam pandangan Islam, manusia berpotensi mencapai derajat yang lebih tinggi daripada malaikat justru karena ia memiliki ikhtiar. Ketaatan malaikat tidak memiliki nilai eksistensial yang sama dengan ketaatan manusia yang dilakukan secara sadar, bebas, dan penuh perjuangan.