Penggaiban Imam al-Mahdi Sejak Hari-Hari Awal
Sejak hari-hari pertama kelahirannya, Imam Mahdi as berada dalam penjagaan khusus Allah. Imam Hasan al-Askari as menegaskan bahwa putranya telah “dititipkan kepada Allah”, sebagaimana Nabi Musa as dahulu dititipkan kepada-Nya. Karena itu, kehadirannya tidak selalu tampak secara kasatmata. (al-Ghaybah (ath-Thusi), hlm. 142–143; Yaum al-Khalas, hlm. 93)
Imam Hasan juga berwasiat kepada Sayidah Hakimah agar kelahiran ini dirahasiakan dan hanya disampaikan kepada orang-orang terpercaya, sebab Allah sendiri akan menggaibkan Imam Mahdi dari pandangan manusia hingga tiba waktu yang ditetapkan.
Rujukan: (Kasyf al-Ghummah, juz 3, hlm. 290)

