Tujuh Wasiat Pokok: Fondasi Jiwa yang Merdeka(2)
Kelima, tidak takut pada celaan orang yang mencela di jalan Allah. Seorang pejuang kebenaran tak boleh tunduk pada opini publik yang dimanipulasi.
Keenam, tidak meminta-minta kepada manusia. Kemuliaan seorang mukmin terletak pada izzah dan ketergantungannya hanya kepada Allah.
Ketujuh, memperbanyak ucapan la hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim, karena ia adalah perbendaharaan surga. Kalimat ini adalah deklarasi tauhid dalam bentuk ketundukan total: tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Maha Agung.

