Ilmu dan Tanggung Jawab Moral
Rasulullah saw memperingatkan tentang bahaya ilmu tanpa amal. Orang yang mengajarkan kebaikan tetapi tidak mengamalkannya akan menjadi penghuni neraka, meskipun ilmunya menjadi sebab orang lain masuk surga. Ilmu bukan alat pencitraan, bukan sarana mencari pengaruh dan kekaguman.
Beliau mengajarkan kerendahan hati ilmiah: jika tidak tahu, katakan “aku tidak tahu.” Fatwa tanpa ilmu adalah jalan menuju kebinasaan.
Dalam satu perumpamaan yang keras, beliau menyebut bahwa jika “garam” rusak, maka tak ada lagi obat. Ulama yang rusak merusak masyarakat. Maka integritas ilmiah dan ketakwaan adalah harga mati.

