Salat, Tangis, dan Kedekatan dengan Allah
Rasulullah saw menjadikan salat sebagai penyejuk matanya. Dalam salat, seorang mukmin mengetuk pintu Raja Diraja. Selama ia mengetuk, pintu akan dibukakan.
Beliau mengajarkan keutamaan salat sunah dalam kesendirian, sujud sebagai bentuk kedekatan tertinggi, dan zikir perlahan (khafiyy) yang lahir dari hati yang sadar.
Tangisan karena takut kepada Allah memiliki kedudukan istimewa. Orang yang banyak menangis karena kesadaran akan dosa dan kebesaran Allah akan dibangunkan istana khusus di surga.
Sebaliknya, hati yang keras jauh dari Allah meski tidak menyadarinya.

