Khadijah sebagai Ibu Ahlulbait dan Warisan Keimanan
Khadijah bukan hanya sosok yang mempengaruhi sejarah awal Islam secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung melalui keluarganya. Ia merupakan ibu dari Sayyidah Fatimah az-Zahra (sa), yang kemudian menikah dengan Imam Ali (as). Dari pernikahan ini lahirlah para Imam Ahlulbait (as), yang merupakan penjaga ajaran Nabi dalam tradisi Syiah.
Dengan demikian, rumah tangga Khadijah merupakan buaian lahirnya garis spiritual yang kemudian menjadi tonggak utama dalam tradisi keimanan Syiah, menjadikan beliau bukan sekadar tokoh sejarah, tetapi ibu dari seluruh keturunan para Imam dan penjaga nilai-nilai keimanan yang terus hidup sampai akhir zaman.

