Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Sayyidah Zainab dan Keabadian Asyura

0 Pendapat 00.0 / 5

Jika Imam Husain a.s. adalah darah Asyura, maka Sayyidah Zainab a.s. adalah denyut yang membuat darah itu tetap mengalir dalam sejarah. Pengorbanan tanpa kesadaran akan membeku, dan kesyahidan tanpa narasi akan dilupakan. Dengan kesabaran yang sadar dan terkelola, Sayyidah Zainab memastikan bahwa Asyura tidak menjadi kisah masa lalu, melainkan kesadaran hidup yang terus menantang kezaliman di setiap zaman.

Pada akhirnya, pedang memang mampu merobohkan tubuh, tetapi hanya kesadaran yang mampu merobohkan legitimasi kezaliman. Dalam bab sejarah inilah Sayyidah Zainab a.s. berdiri bukan sebagai figur pelengkap, melainkan sebagai arsitek keabadian Asyura itu sendiri.