Kisah Makanan dan Susu Di Gelas Besar
Abu Thalib memiliki sedikit harta, dan banyak anggota keluarga. Anggota keluarganya tidak pernah kenyang apabila mereka duduk di atas hidangan, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama.
Apabila Rasulullah saw bergabung dalam hidangan itu, mereka meninggalkannya. Mereka menunggu beliau kenyang dan memakan sisanya. Apabila waktu makan tiba dan tidak melihat anak saudaranya, Abu Thalib berkata kepada mereka, “Bersabarlah kalian hinga anakku datang.”
Apabila salah seorang dari mereka minum susu dari gelas besar, Abu Thalib mengambil gelas itu. Ia ingin agar Rasulullah Saw minum terlebih dahulu, barulah seluruh keluarganya dari gelas yang sama. Abu Thalib berkata, “Engkau diberkahi.” (As Sirah An Nabawiyyah juz 1 hal 80, al-Bihar juz 6, hal 124 dan 129).

