Abu Thalib adalah Mukmin Sejati Dari Quraisy Di Yaumul Mab’ats 1
Tidakkah kalihan tahu bahwa permusuhan itu dosa
Perkara buruk nan hitam kelam, tidak teguh
Jalan petunjuk akan diketahui esok
Dan bahwa kenikmatan dunia tidaklah abadi
Jangan bodohkan akal kalian tentang Muhammad
Jangan ikuti perkara sesat dan kelam
Kalian berharap dapat membunuhnya
Hanyalah harapan kalian ini seperti mimpi orang tidur
Demi Allah, kalian tak dapat membunuhnya
Takkan kalian lihat jejak janggut dan jakun
….. Kalian kira, kami akan serahkan Muhammad
Sama sekali kami takkan serahkan dia pada siapa pun
Dermawan dari kaum itu, menolak permusuhan
punya kedudukan kokoh pada dua cabang, dari keluarga Hasyim
Orang terpercaya, kekasih di tengah hamba
Ditugas membawa risalah penutup dari Tuhan Yang Mahaperkasa
Ia perlihatkan pada manusia kemuliaan dan Burhan atasnya
Dan si bodoh di kaumnya tidak sama dengan orang berilmu
Seorang Nabi yang diberi wahyu dari sisi Tuhannya
Dan yang berkata “tidak”, akan mendapatkan penyesalan (Syarh Nahj al Balaghah, juz 3, hal. 313 dll)

