Berharaplah Sesuatu Di Luar Harapanmu! 1
Imam Ali bin Abi Thalib as berkata:
كُنْ لِمَا لَا تَرْجُو أَرْجَى مِنْكَ لِمَا تَرْجُو، فَإِنَّ مُوسَى بْنَ عِمْرَانَ عليه السلام خَرَجَ يَقْتَبِسُ لِأَهْلِهِ نَاراً فَكَلَّمَهُ اللَّهُ عَزَّ وَ جَلَّ فَرَجَعَ نَبِيّاً … .
Jadilah engkau terhadap apa-apa yang tidak engkau harap lebih mengharap ketimbang apa-apa yang engkau harap. Sesungguhnya Musa bin Imrân as. ia keluar untuk mencarikan api untuk keluarganya, lalu Allah -Azza wa Jalla- mengajaknya berbicara, maka ia kembali sebagai nabi .
Sumber Hadis: Amâly Syeikh Ash Sahdûq: 178.
Makna sabda Imma Ali as di atas telah menginspirasi seorang penyair. Ia berkata:
كُنْ لِمَا لَا تَرْجُو مِنْ الْأَمْرِ أَرْجَى ## مِنْكَ يَوْمًا لِمَا لَهُ أَنْتَ رَاجِي
Jadilah engkau orang yang berharap dalam hal yang tidak engkau harapkan itu ## lebih dari harapanmu sendiri terhadap sesuatu yang engkau harapkan.
إِنَّ مُوسَى مَضَى لِيَطْلُبَ نَارًا ## مِنْ ضِيَاءٍ رَآهُ وَاللَّيْلُ دَاجِي
Sesungguhnya Musa pergi untuk mencari api ## dari cahaya yang dilihatnya di tengah kegelapan malam.
فَأَتَى أَهْلَهُ وَقَدْ كَلَّمَ اللَّهُ ## هُوَ وَنَاجَاهُ وَهُوَ خَيْرُ مُنَاجٍ
Maka dia kembali kepada keluarganya setelah Allah berbicara kepadanya ## dia adalah sebaik-baik orang yang diajak bicara oleh Allah.
وَكَذَا الْأَمْرُ كُلَّمَا ضَاقَ بِالنَّاسِ ## أَتَى اللَّهُ فِيهِ بِسَاعَةٍ بِالْإِنْفِرَاجِ
Demikianlah setiap urusan yang sulit bagi manusia ## akan datang pertolongan Allah dengan jalan keluar.
(Bahjatul Majâlis; Ibnu Abdil Barr Al Qurthubi, 1/178)

