Telaah Filosofis Lintas Tradisi atas Kebangkitan Imam Husain di Karbala 4
Kutipan (Khamenei):
“Mereka yang mengatakan tujuannya adalah kekuasaan, atau tujuannya adalah syahid, telah mencampuradukkan sebab dengan akibat. Keduanya adalah akibat, bukan tujuan itu sendiri.”
— Khamenei, ‘Ashura’ in the Thought of Imam Khamenei, hlm. 37.
Klaim ini selaras dengan ujaran Imam Husain yang telah dikutip pada awal bagian ini, bahwa motifnya adalah perbaikan, bukan kuasa. Maka kekuasaan dan kesyahidan tetap dihitung sebagai akibat yang sah dari satu tujuan reformatif.
Hipotesis kelima bersifat diagnostik dan historis. Asyura adalah hukum sejarah yang berulang tentang bagaimana sebuah masyarakat runtuh dari dalam. Masyarakat dikosongkan dari nilai sementara bentuk luarnya bertahan.
Kutipan (Khamenei):
“Selama lima puluh tahun itu masyarakat Islam dikosongkan dari hakikat Islam dan nilai-nilainya. Ia adalah masyarakat Islam di permukaan, tetapi hampa di dalam. Di sinilah letak bahayanya.“
— Khamenei, ‘Ashura’ in the Thought of Imam Khamenei, hlm. 82.
Pengosongan itu berjalan melalui dua jalur. Elite kebenaran tergelincir oleh cinta dunia, dan massa kehilangan basirah, yaitu pandangan batin yang membedakan yang benar dari yang batil. Ketika keduanya terjadi, tolok ukur masyarakat terbalik.
Kutipan (Khamenei):
“Jika standar menjadi terbalik, dan yang memegang kendali adalah mereka yang paling mencintai dunia serta mengabaikan kejujuran dan amanah, maka hasilnya adalah berkuasanya orang seperti Umar bin Sa’d dan Ubaidullah bin Ziyad, serta terbunuhnya orang seperti Imam al-Husain.”
— Khamenei, ‘Ashura’ in the Thought of Imam Khamenei, hlm. 103.
Karena polanya tetap, maka berlaku rumusan bahwa setiap hari adalah Asyura dan setiap tanah adalah Karbala. Penjaganya pun satu, yaitu basirah disertai keberanian bertindak pada waktu yang tepat.
Kutipan (Khamenei):
“Selama masih ada kebenaran dan kebatilan di setiap masa, akan selalu ada seorang Husain dan seorang Yazid. Karena itu umat harus cukup bijak untuk membuat pilihan yang benar.”
— Khamenei, ‘Ashura’ in the Thought of Imam Khamenei, hlm. 12.

