Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Sedekah dari Balik Tirai: Menjaga Wajah Peziarah Khurasan

0 Pendapat 00.0 / 5

Seorang lelaki yang menemui Imam ar-Ridha di Khurasan. Ia berkata,
“Aku adalah salah seorang pencintamu dan keluarga Nabi. Aku baru pulang dari haji, tetapi sekarang tidak memiliki bekal untuk pulang. Berilah aku secukupnya, dan ketika aku tiba di kampung halaman, aku akan menyedekahkan jumlah yang sama atas namamu. Aku bukan orang miskin di rumah, hanya kehabisan biaya dalam perjalanan.”  

Imam masuk ke dalam rumah. Beberapa saat kemudian, beliau menjulurkan tangan dari balik tirai pintu—tanpa menampakkan wajah—dan berkata: “Ambillah dua ratus dinar ini untuk bekal perjalananmu. Tidak perlu engkau menyedekahkannya atas namaku. Pergilah, agar aku tidak melihatmu dan engkau tidak melihatku!” 

Salah seorang yang hadir bertanya,”Mengapa engkau berikan kebaikan sebesar itu lalu menyembunyikan wajahmu?” 

Imam menjawab:“Agar aku tidak melihat rasa rendah diri dalam wajahnya. Tidakkah kalian mendengar sabda Rasulullah saw., bahwa ‘Orang yang berbuat baik secara tersembunyi akan diberi pahala yang besar seperti tujuh puluh haji’?” 

Diambil dari: al-islam.org → Story of the Sun (Najafi Yazdi), “Imam al-Ridha’s Social Sira”. https://al-islam.org/story-sun-look-imam-al-ridha-life-sayyid-muhammad-najafi-yazdi/imam-al-ridhas-social-sira-and-his