Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Akal sebagai Kompas Moral dan Eksistensial

0 Pendapat 00.0 / 5

Berbeda dari kecerdasan, akal dalam pandangan Islam bukan sekadar kemampuan berpikir logis, tetapi merupakan daya penuntun batin yang mengarahkan manusia menuju kebenaran dan kebajikan. Akal adalah cahaya yang membimbing kehendak, bukan hanya alat untuk berpikir, tetapi juga instrumen untuk hidup benar.

Muthahhari menegaskan bahwa tidak ada dua kekuatan yang terpisah dengan nama akal dan kecerdasan; keduanya adalah aspek dari satu realitas yang sama. Namun, akal dapat melemah ketika “musuh-musuhnya” dalam diri manusia bangkit—yakni hawa nafsu, egoisme, kesombongan, dan cinta dunia. Saat itu, kecerdasan tetap bekerja, tetapi tanpa bimbingan akal. Maka muncullah orang-orang yang sangat pandai tetapi kehilangan arah moral; pikirannya tajam, tetapi hatinya gelap.