Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Perbedaan antara Kebodohan-ilmiah dan Kebodohan-tindakan

0 Pendapat 00.0 / 5

Dalam tradisi Islam, perlu dibedakan antara kebodohan-ilmiah (jahl) dan kebodohan-tindakan (jahālah). Kebodohan-ilmiah menunjuk pada ketidaktahuan ilmiah—yaitu ketiadaan pengetahuan dalam ranah akal teoretis. Adapun kebodohan-tindakan merupakan kebodohan dalam perbuatan, yaitu ketika seseorang mengetahui kebenaran tetapi gagal menerapkannya dalam keputusan dan perilaku praktis.

Oleh sebab itu, seorang berilmu bisa saja jatuh dalam kebodohan-tindakan jika ia tidak mampu menyesuaikan ilmunya dengan akal praktis. Imam Ali as memperingatkan hal ini dalam sabda beliau: 

رُبَّ عَالِمٍ قَدْ قَتَلَهُ جَهْلُهُ، وَعِلْمُهُ مَعَهُ لَا يَنْفَعُهُ 

“Betapa banyak orang berilmu yang terbunuh oleh kebodohannya sendiri, dan ilmunya tidak bermanfaat baginya.”[Nahj al-Balaghah, ḥikmah no. 107, hlm. 469]
Hadis ini menegaskan bahwa ilmu tanpa akhlak dan kebijaksanaan adalah ilmu yang mandul. Pengetahuan sejati harus berbuah tindakan yang benar dan keputusan yang berlandaskan takwa.