Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Rahbar: MENGAPA AL-HUSAIN BANGKIT? Empat Pilar dan Pengosongan dari Dalam

0 Pendapat 00.0 / 5

Untuk mendiagnosis keruntuhan, Khamenei lebih dulu menggambarkan tatanan yang sehat. Nabi mendirikannya di atas empat pilar.

“Nabi mendirikan tatanan politik di atas berbagai pilar. Empat yang terpenting adalah: penguasaan ilmu agama yang jelas; keadilan mutlak yang bebas dari pilih kasih; ibadah murni kepada Allah yang bebas dari syirik; dan cinta yang melimpah serta emosi yang hangat.⁴¹”⁴²

Salah satu pilar, yaitu keadilan, ia luruskan maknanya agar tidak disalahpahami.

“Keadilan tidak berarti kesamarataan. Kesamarataan kadang justru melahirkan ketidakadilan, sedangkan keadilan berarti menempatkan segala sesuatu pada tempatnya dan memberikan setiap orang haknya.”⁴³

Keruntuhan terjadi ketika keempat pilar dikosongkan dari dalam, sementara bentuk luarnya bertahan. Inilah diagnosis utama buku ini.

“Selama lima puluh tahun itu masyarakat Islam dikosongkan dari hakikat Islam dan nilai-nilainya. Ia adalah masyarakat Islam di permukaan, tetapi hampa di dalam. Di sinilah letak bahayanya.”⁴⁴

Paradoksnya tajam. Masyarakat yang sama pernah mendengar Nabi bersabda bahwa “Al-Hasan dan al-Husain adalah penghulu para pemuda surga. Beliau menyabdakan ini meski keduanya masih kanak-kanak.”⁴⁵ Namun masyarakat itu pula yang kemudian membunuh sang cucu. Bentuk bertahan, isi menguap.