Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Dosa Yang Berpengaruh Pada Kehidupan Dunia 1

0 Pendapat 00.0 / 5

Ada kutipkan satu peristiwa dari tokoh sufi yang terkenal, Jalaluddin Rumi. Alkisah seorang pedagang dari Tabriz datang ke Konia kota yang kemudian menjadi tempat wafatnya Jalaluddin Rumi walaupun ia berasal dari Afganistan atau Balakh. Tapi ia kemudian pindah ke Konia dan meninggal di situ. Ia menjadi ulama yang sangat dihormati.

Ceritanya ada seorang pedagang yang merasa heran karena dagangannya bangkrut melulu, padahal seluruh kewajiban sudah ia penuhi. Jadi ia sudah membayar zakat, berinfak, seluruh kewajiban-kewajiban yang diberikan Allah Swt. kepadanya sebagai orang kaya sudah ia penuhi. Maka tiada ada jalan keluar ini dari kebangkrutan dagangnya kecuali bertanya. Ia datang ke Turki sekarang ini dan ia mencari-cari ulama yang kira-kira punya makrifat dan bisa memberikan nasehat kepada nya untuk mengobati gangguan ekonominya.

Mula-muala ia dibawa kepada seorang ulama yang sangat dekat dengan raja. Ia mempersiapkan hadiah yang besar untuk ulama itu. Dahulu itu kebiasaan kalau orang mau ketemu ulama mereka kirimkan hadiah sesuai dengan perintah Allah dalam Al Quran kepada sahabat kalau mereka mau berjumpa dengan Rasulullah Saw. Mereka harus bersedekah lebih dahulu. Jadi ulama dahulu biasanya menerima tamunya dan sekaligus hadiahnya. Dan ulama dulu memang didatangi untuk memecahkan persoalan-persoalan kehidupan sesuai dengan tuntunan agama.

Jadi dia dibawa ke rumah ulama. Rumah ulama itu sangat besar dan ia melewati lorong-lorong yang sempit sampai ketemu ulamanya di ujung lorong itu. Kata pedagang dari Tabriz itu, apa kamu tidak salah bawa? Aku minta dibawa kepada ulama kamu bawa ini kepada pejabat kata dia. Mungkin pedagang itu dijaman itu sih kayanya dibedakkan antara ulama dengan pejabat sekali lagi ulama juga sekarang sekaligus pejabat, dan ulama yang pejabat itu rata-rata rumahnya besar.